Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali menggelar retret kabinet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 6 Januari 2026. Agenda ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran.
Konfirmasi dari Jajaran Wamen
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengonfirmasi rencana retret tersebut. Ia menyatakan bahwa undangan telah disebarkan kepada seluruh anggota kabinet untuk kegiatan yang akan berlangsung selama satu hari penuh.
“Ya betul, undangan untuk besok saja untuk seluruh anggota dan kabinet,” ujar Bima Arya saat dikonfirmasi pada Senin, 5 Januari 2026.
Bima Arya juga menambahkan bahwa, serupa dengan retret sebelumnya, akan ada aturan mengenai kode berpakaian. Seluruh anggota kabinet diminta untuk mengenakan seragam safari berwarna cokelat muda atau khaki.
Senada dengan Bima Arya, Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga, juga membenarkan adanya retret di Hambalang yang akan dilaksanakan selama satu hari.
Retret Kabinet Pertama di Magelang
Retret kabinet perdana sebelumnya diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 24-27 Oktober 2024, tak lama setelah pelantikan Kabinet Merah Putih.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota kabinet, termasuk menteri, wakil menteri, kepala lembaga, penasihat presiden, utusan khusus, hingga staf khusus presiden. Konsep yang diusung adalah ‘the military way’, yang menekankan pada penyelarasan kedisiplinan dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara, bukan pendekatan militeristik.
Saat retret perdana itu, para menteri kompak mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad).
Nostalgia dan Rencana Retret Kedua
Dalam Sidang Kabinet yang digelar pada 20 Oktober 2025, Presiden Prabowo sempat mengenang momen retret kabinet perdana. Ia mengungkapkan rencana untuk kembali mengadakan retret serupa.
“Saya lagi berpikir-pikir mungkin setelah satu tahun perlu juga retret lagi. Rupanya saudara-saudara sudah nostalgia ingin tinggal di tenda,” ujar Prabowo saat itu, merujuk pada keinginan para menteri yang teringat pengalaman retret di Magelang.
Prabowo menjelaskan bahwa konsep ‘the military way’ bertujuan untuk menyelaraskan kedisiplinan dan kesetiaan pada bangsa dan negara.
“Saya tidak bermaksud membuat Anda militeristik, salah, bukan itu,” kata Prabowo, dikutip dari keterangan resmi Tim Komunikasi Kepresidenan pada Jumat, 25 Oktober 2024.






