Berita

Prabowo Subianto Habiskan Malam Tahun Baru di Tapanuli Selatan, Cek Jembatan dan Posko Kesehatan

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun di lokasi bencana, tepatnya di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Kunjungan ini difokuskan untuk mengecek pembangunan Jembatan Bailey dan meninjau posko kesehatan bagi para korban bencana alam.

Peninjauan Jembatan Bailey

Dalam kunjungannya yang terekam dalam video YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (31/12/2025) siang, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri kabinetnya. Turut hadir Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

Saat berjalan melintasi jembatan, Presiden Prabowo mendengarkan penjelasan mengenai pembangunan jembatan dari Jenderal Maruli. Beliau sesekali berhenti untuk berdiskusi dengan jajaran yang mendampingi, serta meninjau area sekitar lokasi jembatan yang terdampak bencana. Sisa gelondongan kayu dan beberapa rumah yang rusak akibat banjir bandang masih terlihat di lokasi, bersama dengan jejak lumpur keruh.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias oleh warga setempat yang berkerumun dan meneriakkan namanya. Di akhir peninjauan, Presiden menyapa warga, bersalaman, dan berdialog singkat. Beliau juga menyapa serta memberikan semangat kepada aparat gabungan yang bertugas membangun jembatan, menanyakan asal mereka.

Kunjungan ke Posko Kesehatan

Selanjutnya, Presiden Prabowo mengunjungi posko kesehatan di Batang Toru, Tapanuli Selatan, yang berlokasi di Kodam I/Bukit Barisan, Desa Batu Hula. Tujuannya adalah untuk memastikan para korban bencana mendapatkan pelayanan optimal.

Di posko tersebut, Presiden Prabowo berdialog langsung dengan tenaga kesehatan. Ia menanyakan durasi penugasan dan kondisi pelayanan medis di lapangan. Kapten CKM drg Alfian dari Kesdam I/Bukit Barisan menjelaskan bahwa tim medis telah bertugas selama 36 hari sejak hari pertama bencana.

Advertisement

“Kami di sini sudah bertugas dari hari pertama, yaitu selama 36 hari,” ujar drg Alfian, dikutip dari Biro Sekretariat Presiden. Ia menambahkan bahwa tim medis telah menangani sekitar 2.300 pasien, dengan kasus terbanyak adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seperti batuk dan pilek, serta infeksi kulit.

“Paling banyak yang kami tangani ISPA dan infeksi kulit,” jelasnya. Terkait fasilitas, Posko Kesehatan Batu Hula selalu siap dengan tenaga medis yang berjaga setiap hari, termasuk dua dokter dari Kesdam I/Bukit Barisan, puskesmas, dan Dinas Kesehatan setempat, serta perawat dan paramedis lainnya.

Makan Malam dan Nobar Bersama Warga

Presiden Prabowo juga turut makan malam bersama warga korban bencana di Sumatera. Acara dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) layar tancap bersama warga. Sebelum kedatangan Presiden, acara diisi dengan hiburan, termasuk tarian manortor bersama yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Selanjutnya, ditayangkan pula film bioskop yang dinikmati oleh warga, terutama anak-anak, di mobil videotron.

Advertisement