Aceh Tamiang – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2026, untuk meninjau langsung pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses pemulihan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Peninjauan Langsung di Karang Baru
Presiden Prabowo tiba di lokasi Huntara di Karang Baru, Aceh Tamiang, sekitar pukul 12.15 WIB. Kedatangannya disambut antusias oleh warga dan para pekerja yang berada di lokasi. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo tampak menyapa, menyalami, dan bahkan memeluk beberapa anak yang hadir.
Dalam peninjauan ini, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Kepala BP Danantara Dony Oskaria.
Fasilitas dan Progres Pembangunan Huntara
Usai menyapa warga, Presiden Prabowo bersama Mualem dan Rosan berkeliling meninjau blok hunian yang diperuntukkan bagi korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang. Kepala BP Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa setiap unit hunian telah difasilitasi dengan berbagai fasilitas dasar, termasuk kasur, toilet, listrik, klinik, dan bahkan akses Wi-Fi gratis.
Pembangunan Huntara ini dimulai pada 24 Desember 2025. Dalam kurun waktu kurang dari dua minggu, progres pembangunan menunjukkan percepatan yang signifikan. Hingga 1 Januari 2026, sebanyak 198 unit telah selesai dibangun. Target selanjutnya adalah 600 unit yang akan siap huni pada 8 Januari 2026. Pembangunan Huntara ditargetkan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan.






