Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi santai pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang berambisi menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai ‘kandang gajah’. Gajah merupakan logo PSI, sementara Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis suara PDIP yang identik dengan ‘kandang banteng’.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa kontestasi pemilihan umum masih sangat panjang. Menurutnya, rakyatlah yang memegang kedaulatan dan akan menentukan hasilnya.
“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” ujar Hasto kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
Hasto menambahkan, fokus utama PDIP saat ini adalah membuka ruang kritik dan melakukan perbaikan internal partai. Selain itu, partai juga memprioritaskan bantuan maksimal bagi korban bencana di Sumatera.
“PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke-53 ini melakukan kritik otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi, dan kemudian ya seperti penanganan bencana. PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka memilih siapa,” jelasnya.
Ia menegaskan, PDIP lebih memilih untuk berkonsolidasi organisasi di seluruh aspek kehidupan partai. Hal ini agar ketika rakyat menghadapi kesulitan, partai dapat turun dengan seluruh kekuatan.
“Jadi situasi saat ini bagi PDI Perjuangan, lebih baik kami berfokus untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai sehingga ketika rakyat menghadapi kesulitan seperti bencana kami turun dengan seluruh kekuatan dari partai. Itu yang jadi skala prioritas kami,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep menargetkan Jawa Tengah sebagai kandang gajah pada Pemilu 2029. Pernyataan ini disampaikan Kaesang dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya pembenahan struktur partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) sebagai kunci kemenangan.
“Ketua Dewan Pembina PSI waktu itu sudah bilang, kunci dari kemenangan kita adalah struktur. Jadi saya minta tolong sekali, struktur di Jateng sangat solid, agar Pemilu 2029 kita bisa menang mutlak di Jateng,” kata Kaesang saat memberikan sambutan di Rakorwil PSI di Hotel Sunan, Kota Solo, Kamis (8/1).
Kaesang mengungkapkan bahwa data verifikasi struktur partai menjadi modal PSI dalam mengikuti kontestasi Pemilu 2029. Survei internal juga terus dilakukan untuk memanaskan mesin partai.
Pada Pemilu 2024, PSI meraih 12 kursi di Jawa Tengah, terdiri dari lima kursi DPRD Kota Solo, lima kursi DPRD Kota Semarang, dan dua kursi DPRD Jateng. Meskipun ada kenaikan dari Pemilu 2019, Kaesang merasa perolehan tersebut masih kurang.
“12 ini untuk Jateng terlalu kecil. Saya minta tolong, di 2029 atau nggak tahu nanti pemilihan di 2031. Saya minta tolong Provinsi, maupun Kabupaten/kota, harus terisi di seluruh Kabupaten/kota,” ucapnya.
Ia menargetkan PSI bisa meraih 17 kursi di tingkat provinsi dan terisi di seluruh kabupaten/kota, minimal satu fraksi. Kaesang berharap lebih banyak kader PSI yang lolos ke legislatif maupun eksekutif pada Pemilu 2029.
“Sanggup nggih 2029, Pemilu selanjutnya Jateng Kandang Gajah. Wes rasah kandang-kandang sing liyane. Tempatnya Gajah itu sekarang di sini. PSI hadir untuk masyarakat Jateng,” tegasnya.






