Real Madrid tampaknya memiliki masalah kronis dengan pelatih asal Spanyol. Terbaru, Xabi Alonso harus merasakan dinginnya kursi pemecatan dari klub berjuluk Los Blancos tersebut. Ditunjuk sebelum Piala Dunia Antarklub 2025, Alonso hanya mampu bertahan hingga Januari 2026.
Kekalahan di Final Piala Super Spanyol Jadi Pemicu
Kekalahan dari rival abadi, Barcelona, dalam partai final Piala Super Spanyol menjadi titik akhir masa kepelatihan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu. Situasi ruang ganti yang memanas disebut-sebut menjadi alasan utama di balik keputusan drastis ini.
Alonso dilaporkan tidak mampu mengendalikan ego para pemain bintangnya, terutama terkait perselisihan yang terjadi antara dirinya dengan Vinicius Junior dan Rodrygo. Laporan menyebutkan hanya segelintir pemain yang masih memberikan dukungan penuh kepada Alonso.
Sejarah Kelam Pelatih Lokal di Madrid
Pemecatan Alonso ini seolah menegaskan tren negatif pelatih asal Spanyol yang kesulitan meraih kesuksesan jangka panjang di Real Madrid. Sejak era Vicente del Bosque, nyaris tidak ada pelatih lokal yang mampu bertahan lama di kursi kepelatihan.
Sebelum Alonso, sederet nama pelatih Spanyol seperti Julen Lopetegui, Rafael Benitez, Juande Ramos, Juan Ramon Lopez Caro, Mariano Garcia Remon, dan Jose Antonio Camacho juga mengalami nasib serupa. Mayoritas dari mereka tidak mampu menembus batas 30 pertandingan.
Julen Lopetegui tercatat sebagai pelatih dengan masa bakti terlama di antara mereka, namun itu pun hanya sebagai pengganti Bernd Schuster, dari 9 Desember 2008 hingga 1 Juni 2009. Sementara itu, pelatih yang ditunjuk di awal musim seperti Alonso, Benitez, Lopetegui, dan Camacho, semuanya harus mengakhiri masa tugasnya di pertengahan musim.
Vicente del Bosque, Anomali Pelatih Spanyol Tersukses
Satu-satunya anomali dalam sejarah ini adalah Vicente del Bosque. Ia memegang tampuk kepelatihan Real Madrid dalam periode yang cukup panjang, dari 17 November 1999 hingga 23 Juni 2003. Selama masa baktinya, Del Bosque berhasil mempersembahkan delapan gelar, menjadikannya salah satu pelatih tersukses keempat dalam sejarah klub, setara dengan Luis Molowny.
Secara total, pelatih lokal tersukses yang pernah menangani Real Madrid adalah Miguel Munoz, dengan raihan 14 gelar.
Alvaro Arbeloa Ditunjuk Sebagai Pelatih Interim
Menyikapi kekosongan posisi pelatih kepala, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya menangani tim B (Real Madrid Castilla), sebagai pelatih interim. Pertanyaan besar kini mengemuka, siapa pelatih asing yang akan menjadi pilihan manajemen Madrid untuk musim panas mendatang?






