Berita

Retret Kabinet Hambalang: Prabowo Evaluasi Kinerja, Soroti Keberhasilan Makan Bergizi Gratis

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan evaluasi kinerja kabinet di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026). Seluruh pejabat negara, mulai dari menteri, wakil menteri, hingga kepala badan/lembaga, hadir dalam agenda yang membahas capaian dan evaluasi program kerja selama setahun terakhir.

Fokus pada Makan Bergizi Gratis

Salah satu program yang mendapat sorotan positif adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo menyatakan bahwa program prioritas ini telah mencapai keberhasilan 99,9 persen dalam meningkatkan gizi anak Indonesia. Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, MBG telah menjangkau 55 juta penerima manfaat, meliputi anak sekolah hingga ibu hamil.

Prabowo membandingkan capaian ini dengan Brasil, yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat. “Capaian yang diperoleh Indonesia lebih baik karena hanya butuh 1 tahun untuk menyentuh 55 juta penerima manfaat sementara Brasil butuh waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat,” ujar Prabowo, merujuk pada data yang dirangkum detikcom.

Evaluasi Kinerja dan Pesan untuk Menteri

Selain MBG, retret tersebut juga membahas berbagai isu penting lainnya. Presiden Prabowo mengklaim bahwa Indonesia kini mampu menangani bencana secara mandiri dan mencapai swasembada beras, sebuah pencapaian yang ia bandingkan dengan era Soeharto. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan teguran kepada beberapa menteri untuk meningkatkan kinerja mereka.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi adanya teguran tersebut. “Teguran dalam artian melecut semangat, iya,” kata Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Ia menambahkan bahwa Presiden menginginkan semua menterinya bekerja lebih cepat, terutama dalam penciptaan lapangan pekerjaan dan program padat karya seperti kampung nelayan dan pembuatan kapal tangkap ikan.

Advertisement

Diskusi Inklusif di Luar Istana

Pemilihan lokasi retret di luar kompleks istana mengisyaratkan keinginan Presiden Prabowo untuk menciptakan diskusi yang lebih inklusif, bebas dari protokol resmi. Konsolidasi ini tidak lagi berfokus pada peralihan kinerja, melainkan evaluasi mendalam dan perencanaan strategis untuk masa depan pemerintahan.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membahas program prioritas pemerintah lainnya, seperti Sekolah Rakyat. Program pendidikan gratis ini ditujukan untuk keluarga prasejahtera sebagai bagian dari visi Indonesia Emas. Diskusi mendalam mengenai filosofi, pendekatan pembelajaran, dan target peserta didik Sekolah Rakyat akan dibahas lebih lanjut.

Acara ini juga akan menghadirkan analisis pergerakan pasar saham menjelang penutupan IHSG. Seluruh ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom disiarkan secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom.

Advertisement