Aktor Samuel Rizal kembali hadir dengan penampilan yang berbeda di layar lebar. Kali ini, ia memerankan sosok antagonis yang kelam dalam film terbaru berjudul ‘Rajah’. Film yang diproduksi oleh Eight Senses ini memadukan unsur horor, sejarah, dan seni budaya.
Pengalaman Menantang Samuel Rizal
Samuel Rizal mengaku peran sebagai Malawangsa, karakter antagonis dengan sisi gelap nan intens, menjadi pengalaman yang cukup menantang dalam perjalanan kariernya. Ia melihat pemilihan waktu tayang film ini bertepatan dengan bulan puasa sebagai langkah strategis produser.
“Gue main film sudah lumayan banyak, dan kalau melihat ritme bulan puasa itu, orang-orang biasanya banyak yang pergi nonton sambil ngabuburit. Menurut gue, produser sangat jeli mengambil tanggal tayang di bulan puasa,” ujar Samuel dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
‘Rajah’: Horor, Sejarah, dan Budaya
Film ‘Rajah’ tidak hanya menawarkan ketegangan horor, tetapi juga lapisan cerita yang dalam melalui pendekatan sejarah dan budaya dengan latar masa kini. Hal ini diharapkan dapat menjadi alternatif tontonan menarik untuk mengisi waktu ngabuburit.
“Jadi film Rajah ini bisa menjadi alternatif yang seru untuk mengisi waktu ngabuburit menjelang berbuka puasa. Penonton tidak hanya dapat ketegangan, tapi juga sejarah dengan settingan masa kini,” tutur Samuel.
Target Penonton dan Visi Film
Samuel Rizal menargetkan film ‘Rajah’ dapat disaksikan oleh minimal 500 ribu penonton di awal penayangannya. Ia menyerahkan selebihnya kepada kehendak Tuhan.
“Target penonton, saya pikir awal 500 ribu dulu ya, untuk selebihnya biar tangan Tuhan yang berkehendak,” tuturnya.
‘Rajah’ Bukan Sekadar Horor Biasa
Disutradarai oleh R Jiwo Kusumo, ‘Rajah’ diklaim bukan sekadar film horor biasa. Film ini terinspirasi dari karya pujangga Ronggowarsito dan digadang-gadang akan membuka semesta cerita ‘Rajah Universe’ di masa depan.
“Meskipun fiktif, kami mengangkat karya pujangga Ronggowarsito. Kami ingin meluruskan bahwa ‘Rajah’ itu bukan sekadar mistis, tapi sebuah karya seni,” jelas Jiwo.
Eksekutif Produser, Ditha Samantha, menambahkan bahwa film ini bertujuan mengajak generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya Indonesia.
“Film Rajah mengangkat latar belakang seni dan budaya dengan tujuan mengajak generasi muda mencintai dan melestarikan budaya kita yang kian tergerus. Kami berharap generasi bangsa tidak lupa akan akar jati dirinya,” sahut Ditha.
Jadwal Tayang
Film ‘Rajah’ dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 26 Februari 2026.






