Bogor, Jawa Barat – Peristiwa tak terduga terjadi di Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Kamis (29/1/2026), ketika tiga pasien dari sebuah pusat rehabilitasi narkoba dilaporkan melarikan diri. Hingga Sabtu (31/1/2026), dua dari tiga pasien tersebut telah berhasil dievakuasi setelah terjebak di sungai, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian intensif.
Kronologi Kejadian
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, insiden ini bermula ketika seorang warga melihat ketiga pasien tersebut sedang berteduh. Laporan dari warga tersebut kemudian diteruskan kepada pihak panti rehabilitasi.
“Ketika 3 orang sedang meneduh, salah seorang warga melihat dan melaporkan kepada pihak rehabilitasi,” ujar Yudi pada Sabtu (31/1/2026).
Mengetahui hal tersebut, pihak rehabilitasi segera melakukan pengejaran. Namun, saat didatangi, ketiga pasien tersebut berpencar. Dua di antaranya memilih menceburkan diri ke sungai, sementara satu orang lainnya berlari ke arah perkampungan.
Evakuasi Dramatis di Sungai
Kedua pasien yang menceburkan diri ke sungai dilaporkan terjebak di atas batu. Menyadari situasi darurat tersebut, warga setempat segera meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor untuk melakukan evakuasi.
“Dua orang menceburkan diri ke sungai hingga terjebak di sungai berdiam diri di atas batu, lalu salah seorang warga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk dilakukan evakuasi,” jelas Yudi.
Tim Damkar yang menerima laporan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Dengan menggunakan sejumlah peralatan khusus, petugas berhasil melakukan evakuasi terhadap kedua pasien yang terjebak di sungai.
“Situasi akhir kondusif, korban berhasil dievakuasi oleh warga dan tim,” pungkas Yudi, mengonfirmasi keberhasilan operasi penyelamatan.
Pencarian terhadap satu pasien yang melarikan diri ke arah perkampungan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.






