Berita

Tiga WNI Berhasil Dievakuasi dari Pulau Socotra Yaman Pasca Serangan Koalisi Saudi

Advertisement

Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terjebak di Pulau Socotra, Yaman, akibat situasi keamanan pasca serangan koalisi yang dipimpin Arab Saudi terhadap kelompok separatis, kini telah berhasil dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi aman.

Evakuasi Tiga WNI di Socotra

Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut. Melalui sebuah video yang diterima pada Minggu (11/1/2026), Nabyl menyatakan, “Telah berhasil mengevakuasi tiga WNI yang sejak akhir Desember lalu tertahan di Pulau Sokotra, Yaman, akibat keterbatasan akses menuju wilayah tersebut.”

Proses evakuasi ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kemlu RI dengan berbagai perwakilan di Timur Tengah, termasuk KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Jeddah. Dukungan dari otoritas Arab Saudi dan Yaman juga turut berperan penting dalam kelancaran operasi ini.

Ketiga WNI tersebut telah diterbangkan dari Pulau Socotra menuju Jeddah pada Jumat (9/1/2026). Mereka akan menjalani masa transit di Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Indonesia. Menurut keterangan Kemlu, kondisi ketiga WNI tersebut dilaporkan baik.

Advertisement

“Ketiga WNI tersebut dalam kondisi yang baik,” tegas Nabyl, mengakhiri kekhawatiran mengenai keselamatan mereka.

Imbauan Kemlu untuk WNI

Menyikapi insiden ini, Kemlu kembali mengimbau seluruh WNI yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri untuk senantiasa memperhatikan dan mengikuti imbauan resmi terkait kondisi keamanan di negara tujuan. Penting bagi WNI untuk terus memantau perkembangan internasional, terutama jika perjalanan ditujukan ke wilayah yang berpotensi rawan atau berbahaya.

Sebelumnya, Kemlu telah mengungkap adanya tiga WNI yang terjebak di Pulau Socotra saat serangan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap kelompok separatis Yaman. Pada Kamis (8/1/2026), Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa seluruh WNI di wilayah tersebut dalam keadaan baik. “Berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman,” ujar Heni di gedung Kemlu, Jakarta Pusat.

Advertisement