Sebuah truk kontainer dilaporkan terguling di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) pada Kamis (25/12/2025) dini hari, menyebabkan kemacetan parah di lajur menuju Cikunir.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Truk kontainer yang melaju dari arah Meruya menuju Cikunir mengambil lajur kedua. Tiba-tiba, kereta tempelan truk patah dan terguling, kemudian menabrak pembatas jalan.
“Telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kerugian material yaitu kendaraan kontainer yang bergerak dari arah Meruya ke arah Cikunir mengambil lajur 2 kemudian kereta tempelannya patah dan kereta tempelan tersebut bergesek tertinggal lajur dalam kondisi sudah terjatuh, kemudian menabrak pengaman pembatas,” jelas Dhanar kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).
Dampak Lalu Lintas
Akibat kecelakaan tersebut, lalu lintas di Tol JORR arah Cikunir mengalami perlambatan signifikan hingga mencapai 1 kilometer. Dhanar mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kejadian pada pukul 03.00 WIB dini hari saat ini masih dalam penanganan oleh rekan-rekan pengelola tol maupun pihak patroli PJR. Akibat kejadian ini sudah mulai terjadi pelambatan sekitar 1 kilometer ke belakang. Untuk itu para pengendara agar lebih berhati-hati,” tuturnya.
Proses Evakuasi
Hingga pukul 08.00 WIB, truk kontainer yang terguling belum berhasil dievakuasi. Petugas masih menunggu kedatangan alat berat berupa crane untuk mengangkat bangkai kendaraan.
“Masih proses menunggu crane,” imbuh Dhanar.
Imbauan Pembatasan Angkutan Barang
Dalam kesempatan yang sama, Dhanar juga mengingatkan para pengusaha angkutan barang untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah mengenai pembatasan jam operasional angkutan barang di jalan tol hingga 4 Januari 2026.
“Kemudian dalam kesempatan ini kami mengingatkan kepada pemilik ataupun pengusaha angkutan berat atau angkutan barang untuk mematuhi SKB pemerintah yaitu masih adanya pembatasan di jalan tol sampai dengan tanggal 4 Januari 2026 untuk menghindari untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih fatal lagi,” ujarnya.






