Hubungan yang memburuk dengan sejumlah pemain bintang disebut-sebut menjadi faktor utama di balik keputusan Xabi Alonso untuk mengakhiri masa baktinya bersama Real Madrid. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa beberapa pemain kunci telah menyampaikan keluhan mereka langsung kepada jajaran manajemen klub.
Madrid dan Alonso Sepakat Berpisah
Kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama antara Real Madrid dan Xabi Alonso diumumkan pada Senin, 12 Januari 2026. Keputusan ini diambil kurang dari 24 jam setelah tim mengalami kekalahan dari Barcelona dalam partai final Piala Super Spanyol.
Salah satu isu krusial yang santer diberitakan adalah ketidakkondusifan suasana di ruang ganti pemain. Hubungan Alonso dengan beberapa pemain bintang, termasuk Vinicius Junior, dilaporkan mengalami keretakan.
Keluhan Pemain ke Manajemen
Menurut laporan dari Cadena SER, beberapa pemain tim utama Madrid telah mengutarakan ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Alonso kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, serta jajaran direktur klub. Disebutkan bahwa ada tujuh pemain yang terlibat dalam penyampaian keluhan ini.
Staf pelatih Xabi Alonso sendiri dilaporkan telah mengetahui sejak bulan November bahwa ada tujuh pemain yang mengkritik gaya kepelatihannya di hadapan manajemen. Beberapa dari pemain yang mengeluhkan tersebut merupakan pemain inti yang kerap diturunkan sebagai starter.
Performa Menurun Pasca Awal Musim yang Menjanjikan
Perpisahan ini mengakhiri masa kepelatihan Alonso di Santiago Bernabeu yang terbilang singkat, hanya berlangsung selama tujuh bulan sejak awal musim 2025-2026. Awalnya, Alonso menunjukkan performa yang menjanjikan, berhasil membawa Madrid memimpin klasemen La Liga dengan selisih empat poin dari rivalnya setelah memenangkan El Clasico pada bulan Oktober.
Namun, performa tim mengalami penurunan signifikan setelah periode tersebut. Kylian Mbappe dan rekan-rekannya kini tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen.
Sumber: 90Menit.ID






