Berita

411 Warga Mojokerto Keracunan Soto Ayam Bergizi Gratis, Diduga Akibat Penyimpanan Tak Sesuai

Advertisement

MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melaporkan sedikitnya 411 orang menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi soto ayam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dari jumlah tersebut, 334 orang telah dipulangkan karena kondisinya membaik, sementara 77 pasien lainnya masih menjalani perawatan inap di berbagai fasilitas kesehatan.

Dugaan Penyebab Keracunan Massal

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, yang akrab disapa Gus Barra, menyatakan bahwa penambahan korban terakhir tercatat pada hari ini, yakni sebanyak 7 orang. Ia menjelaskan bahwa mayoritas korban adalah anak-anak, namun beberapa orang dewasa juga turut terdampak setelah mencicipi MBG yang dibawa pulang oleh anak mereka.

“Kelihatannya semua komponen yang ada di (MBG) soto ayam (yang menyebabkan keracunan massal),” ungkap Gus Barra kepada wartawan di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto, Rabu (14/1/2026), seperti dilansir detikJatim.

Mengenai penyebab pasti keracunan, Gus Barra menduga kuat adanya masalah dalam penyimpanan makanan tersebut di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Gratis (SPPG) yang tidak sesuai dengan prosedur. Ia menjelaskan bahwa makanan tersebut seharusnya disimpan dalam suhu minus agar awet.

Advertisement

“Bisa jadi karena penyimpanannya. Karena penyimpanannya itu harus suhu minus supaya awet. Lah itu kemarin dicek ke sana (SPPG) kurang dari itu. Jadi, bakteri kemungkinan berkembang,” jelasnya.

Gus Barra juga menambahkan bahwa pihaknya telah menutup pencatatan pasien baru yang mengeluhkan gejala keracunan MBG. Hal ini dikarenakan masa inkubasi telah lewat, sehingga keluhan yang muncul setelahnya tidak lagi dihitung sebagai kasus keracunan MBG.

Advertisement