Selebriti

Adik Denada Buka Suara: Jangan Jelek-jelekkan Almarhumah Ibu dalam Perseteruan Ini

Advertisement

Perseteruan antara penyanyi Denada Tambunan dengan seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rosano kini merembet ke ranah keluarga besar. Tak tahan melihat nama almarhumah ibundanya, Emilia Contessa, terus disudutkan dan difitnah dalam konflik ini, adik kandung Denada, Enrico Tambunan, akhirnya angkat bicara.

Enrico Tambunan Kecewa Nama Ibunda Dicatut

Pemilik nama lengkap Enrico Whenry Rizky Tambunan itu mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas nama mendiang ibundanya yang dibawa-bawa dalam perseteruan ini, terlebih dituding melakukan hal-hal negatif terhadap Ressa Rizky di masa lalu. “Harusnya tidak perlu menjelek-jelekkan seorang yang sudah meninggal. Orang yang sudah meninggal sudah tidak bisa lagi menjawab, tidak bisa lagi meluruskan berita yang bohong, sudah tidak bisa lagi memberikan misalnya bukti-bukti,” ujar Enrico Tambunan dalam sebuah video yang diunggah di Instagram pribadinya, Senin (2/2/2026).

Enrico Tambunan mencium adanya upaya dari pihak tertentu untuk menarik simpati publik dengan cara menjatuhkan martabat keluarganya. “Jadi kayaknya kurang fair, kalau sekarang karena ada perseteruan lalu mau mendapatkan simpati masyarakat sehingga nama Mama saya yang dijelek-jelekkan begitu,” tuturnya.

Bantah Tudingan Perlakuan Tidak Manusiawi

Salah satu tudingan yang membuatnya geram adalah narasi yang menyebut Ressa Rizky Rosano diperlakukan tidak manusiawi, seperti dipekerjakan dengan gaji rendah dan diminta tinggal di sebuah gudang. Enrico Tambunan dengan tegas membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa ibundanya justru sangat menyayangi semua cucu dan keponakannya, termasuk Ressa.

“Mama saya bukan orang yang seperti itu. Dia sangat amat sayang sama semua keluarganya. Dia mau mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakannya untuk semuanya rajin bekerja. Bukan butuh sopir murah, dia cuma ingin mereka belajar mandiri,” jelas Enrico Tambunan.

Advertisement

Terkait isu tinggal di gudang, Enrico menjelaskan bahwa tempat yang dimaksud sebenarnya adalah sebuah paviliun yang dibangun secara layak. Paviliun tersebut memiliki fasilitas lengkap seperti tempat tidur, televisi, kulkas, hingga ruang tamu, dan bentuknya identik dengan paviliun lain di lahan tersebut.

Permohonan untuk Hentikan Polemik

Kini, Enrico Tambunan melayangkan permohonan kepada pihak-pihak yang terus mengungkit nama almarhumah ibundanya dalam kasus ini. “Aku mohon, yang pertama, tolong jangan bawa-bawa nama Mama saya lagi. Tolong diingat saja jasa-jasanya dia sama keluarga besar, sama semua yang ada dalam keluarga kami. Kayaknya sangat menyedihkan kalau Mama saya dibawa-bawa dan dijelek-jelekkan hanya karena adanya sebuah perseteruan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, polemik ini bermula dari tuntutan Ressa Rizky Rosano yang meminta pengakuan sebagai anak kandung Denada serta menuntut ganti rugi miliaran rupiah atas dugaan penelantaran. Tim detikcom telah berupaya menghubungi manajer Denada terkait pengakuan keluarga Emilia Contessa, namun belum mendapatkan jawaban.

Advertisement