Arne Slot memberikan pandangannya mengenai performa Liverpool dalam beberapa musim terakhir. Ia menyatakan bahwa The Reds, pada kenyataannya, tidak selalu mendominasi kompetisi seperti yang mungkin dibayangkan banyak orang.
Liverpool Hadapi Tantangan Musim Ini
Setelah berhasil menjuarai Premier League musim lalu, Liverpool mengalami penurunan performa yang cukup signifikan pada musim ini. Tim asuhan Jurgen Klopp ini bahkan menghadapi perjuangan berat untuk sekadar lolos ke Liga Champions musim depan. Virgil van Dijk dan rekan-rekannya saat ini tertahan di peringkat keenam klasemen Liga Inggris, terpaut dua poin dari zona empat besar dan 14 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen.
Selain itu, Liverpool juga telah tersingkir dari salah satu kompetisi domestik, yaitu Piala Liga Inggris atau Carabao Cup, yang semakin menambah tantangan mereka di musim ini.
Slot Ingatkan Tuntutan Juara dan Realitas
Slot menyadari betul tingginya ekspektasi dan tuntutan untuk meraih gelar juara di klub sebesar Liverpool. Namun, ia juga mengingatkan bahwa dalam beberapa musim terakhir, Liverpool tidak secara konsisten menjadi juara.
“Ketika Anda di Liverpool, targetnya memang juara liga. Tapi kami hanya pernah melakukannya dua kali dalam 30 tahun terakhir,” ujar Slot seperti dilansir dari Sky Sports. Ia menambahkan, “Kami ingin kompetitif di setiap kompetisi yang kami ikuti tapi kenyataannya dalam tiga tahun terakhir kami hanya juara Piala Liga satu kali dan Premier League satu kali.”
Perbandingan Belanja dan Pendapatan
Lebih lanjut, Slot menyinggung perbandingan pengeluaran dan pemasukan klub terkait transfer pemain. Ia merasa ada narasi yang kurang tepat mengenai hal tersebut.
“Banyak pembahasan soal 450 juta paun yang kami belanjakan dan bukan soal 300 juta paun yang kami hasilkan. Jadi, saya punya pendapat soal apa yang bisa diterima, tapi saya tidak akan membagikannya,” pungkasnya.
Sumber: 90Menit.ID






