JAKARTA – Sebagian wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Barat masih tergenang banjir pada Kamis (29/1/2026) pagi. Selain permukiman warga, dua ruas jalan utama juga dilaporkan terendam air, mengganggu aktivitas lalu lintas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan data terbaru per pukul 07.00 WIB. Tercatat ada 14 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur dan 3 RT di Jakarta Barat yang terdampak banjir.
“Penyebab banjir, curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung,” demikian keterangan tertulis BPBD DKI Jakarta yang diterima.
Rincian Wilayah Terdampak Banjir
Berikut adalah rincian wilayah yang masih tergenang banjir per pukul 07.00 WIB:
Jakarta Timur: 14 RT
- Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
- Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
- Kelurahan Cawang: 5 RT
- Kelurahan Cililitan: 1 RT
Ketinggian air di wilayah Jakarta Timur bervariasi antara 110 hingga 150 sentimeter.
Jakarta Barat: 3 RT
- Kelurahan Kedoya Selatan: 3 RT
Ketinggian air di Jakarta Barat dilaporkan mencapai 30 sentimeter.
Dua Ruas Jalan Tergenang
Selain permukiman, dua ruas jalan juga tergenang air, yaitu:
- Jalan Raden Inten II, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Ketinggian air mencapai 25 sentimeter. Penyebab genangan adalah curah hujan tinggi.
- Jalan Cileduk Raya, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ketinggian air sekitar 10 sentimeter. Genangan disebabkan oleh curah hujan tinggi.
Kondisi banjir ini terus dipantau oleh BPBD DKI Jakarta. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan ketinggian air.






