Berita

Binturong Mati di Pandeglang Akibat Dikira Hewan Jadi-jadian, Bukan Diburu

Advertisement

Seekor hewan binturong ditemukan mati di area permukiman warga Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Berdasarkan pemeriksaan, hewan yang termasuk dalam kategori langka dan dilindungi ini ditemukan mengalami luka jerat serta luka tembak di bagian leher.

Bukan Diburu, Diduga Ditembak Warga

Kepala BKSDA Wilayah III Serang, Tuwuh Rahadianto Laban, menjelaskan bahwa luka tembak pada binturong tersebut tidak disebabkan oleh aktivitas perburuan. Ia menduga hewan tersebut ditembak oleh warga karena disalahpahami.

“Diburu nggak, karena nggak tahu, dikira serigala. Awal mulanya masyarakat takut atau mungkin karena marah, dikira binatang jadi-jadian,” ujar Tuwuh pada Senin (19/1/2026).

Binturong Jawa merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Permen Klh Nomor 106 Tahun 2018. Tuwuh menambahkan bahwa binturong memiliki kemiripan dengan musang, namun dengan ukuran tubuh yang lebih besar dan bulu yang lebih lebat.

Advertisement

“Binturong Jawa, kaya musang bau pandan persis kaya begitu, cuman ini lebih besar, bulunya lebih lebat,” jelasnya.

Penyebab Masuk Permukiman Masih Diselidiki

Hingga kini, penyebab binturong tersebut masuk ke area permukiman warga masih belum dapat dipastikan. Pihak BKSDA berencana melakukan pengecekan di kawasan hutan yang berdekatan dengan lokasi penemuan.

“Untuk memastikan itu ada di area hutan tersebut kita perlu inventarisasi, cuman untuk data sampai sekarang kami belum memiliki, tapi untuk memastikan ke depannya kita melakukan inventarisasi di kawasan hutan tersebut, apakah ada spesies tersebut atau tidak,” pungkas Tuwuh.

Advertisement