Pelatih Barnsley, Conor Hourihane, mengungkapkan kekecewaannya terhadap blunder yang dilakukan gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, dalam pertandingan babak ketiga Piala FA pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Meskipun Liverpool berhasil mengalahkan Barnsley dengan skor 4-1, Hourihane menilai aksi Szoboszlai tersebut menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap timnya.
Szoboszlai Berkontribusi pada Kemenangan Liverpool
Dominik Szoboszlai tampil impresif sepanjang pertandingan, bahkan berhasil membuka keunggulan untuk Liverpool dan turut berperan dalam dua gol lainnya. Namun, satu momen kecerobohan di akhir babak kedua menjadi sorotan utama.
Kesalahan Fatal Berujung Gol Balasan Barnsley
Insiden bermula ketika Szoboszlai mencoba membantu pertahanan Liverpool. Saat berada di dalam kotak penalti dan dijaga ketat oleh Adam Phillips, Szoboszlai secara ceroboh kehilangan bola di area 6 yard. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan oleh Phillips yang langsung menyambar bola dan menceploskannya ke gawang Liverpool, sehingga menipiskan kedudukan menjadi 4-1.
Gol balasan Barnsley tersebut menjadi satu-satunya ‘cacat’ dalam penampilan gemilang Szoboszlai. Di sisi lain, Liverpool memastikan kelolosan ke babak keempat Piala FA berkat gol tambahan dari Florian Wirtz dan Hugo Ekitike di 10 menit terakhir pertandingan.
A costly error from Dominik Szoboszlai 😬 Barnsley narrow the deficit to one 👀 pic.twitter.com/NALftmFQBG
— Sportsnet (@Sportsnet) January 12, 2026Advertisement
Hourihane: Szoboszlai Meremehkan Barnsley
Usai pertandingan, Conor Hourihane menyatakan pandangannya bahwa gelandang asal Hungaria itu meremehkan timnya. Hourihane berpendapat bahwa Szoboszlai tidak akan melakukan kesalahan serupa jika Liverpool menghadapi tim-tim besar seperti Chelsea atau Arsenal, atau dalam pertandingan Liga Champions.
“Saya sedikit kecewa dengan gol kami. Saya kira seorang pemain tidak akan melakukannya ketika melawan Chelsea, melawan Arsenal, atau di pertandingan Liga Champions. Terus terang, saya sedikit kecewa dengan hal itu. Saya kira para pemain saya tadi sudah menunjukkan penampilan terbaiknya,” ujar Hourihane kepada TNT Sports.
Ketika ditanya apakah blunder tersebut merupakan bentuk ketidak-sopan-an, Hourihane mengiyakan. “Ya, mungkin saja. Dia jelas tidak melakukannya saat melawan Arsenal, Chelsea, atau pertandingan Liga Champions. Dia tidak pernah melakukannya,” tegasnya.
(rin/yna)






