Sepakbola

Bodo/Glimt Lanjutkan Dongeng Liga Champions Hadapi Inter Milan di Kandang Lawan

Advertisement

Milan – Klub asal Norwegia Utara, Bodo/Glimt, bertekad melanjutkan kejutan mereka di Liga Champions demi para suporter. Tim yang dijuluki ‘The Yellow’ ini kini menjadi harapan seluruh Norwegia di kancah Eropa.

Pertandingan leg kedua play-off fase gugur Liga Champions antara Inter Milan dan Bodo/Glimt akan digelar di Giuseppe Meazza pada Rabu (24/2/2026). Bodo/Glimt datang dengan bekal kemenangan 3-1 di leg pertama yang berlangsung di kandang mereka.

Dengan keunggulan agregat tersebut, Bodo/Glimt hanya membutuhkan hasil imbang dengan selisih tidak lebih dari satu gol untuk memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Champions.

Kejutan di Fase Gugur

Keberhasilan Bodo/Glimt mengalahkan Inter Milan di leg pertama menjadi sebuah kejutan besar. Banyak pihak tidak mengunggulkan tim asal Norwegia ini mengingat debut mereka di Liga Champions musim ini. Di sisi lain, Inter Milan adalah finalis musim lalu dan telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions.

Kemenangan atas Inter Milan melanjutkan tren positif Bodo/Glimt di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, mereka juga berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Manchester City dan Atletico Madrid, serta menahan imbang Borussia Dortmund di fase grup.

Advertisement

Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Gelandang Bodo/Glimt, Patrick Berg, mengungkapkan bahwa kiprah timnya di Liga Champions musim ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Ia bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi para pendukungnya.

Berkat penampilan impresif di Liga Champions, Bodo/Glimt tidak hanya menjadi kebanggaan kota Glimt dan wilayah Norwegia Utara, tetapi juga seluruh Norwegia. Publik Norwegia kini menantikan kelanjutan dongeng Bodo/Glimt di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.

“Bagi saya pribadi, bermain di Liga Champions adalah mimpi besar sepanjang karier saya, dan bisa mewujudkannya bersama Bodø/Glimt, yang sangat berarti bagi saya, tetapi juga bagi keluarga saya, sungguh fantastis,” ujar Patrick Berg dikutip dari situs UEFA.

“Saya pikir ini sangat berarti bagi semua orang yang mencintai Glimt, dan terutama mereka yang berasal dari Norwegia Utara. Namun, secara bertahap, seluruh Norwegia juga mengikuti kami dan menantikan kami bermain melawan tim-tim terbaik di dunia,” tambahnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement