Proses evakuasi jenazah Syafiq Ali (18), pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca buruk. Tim SAR akan melanjutkan upaya pengangkatan jenazah pada Kamis (15/1/2026).
Evakuasi Terkendala Cuaca
Tim gabungan yang telah berhasil menemukan jenazah Syafiq Ali harus menghentikan langkahnya di salah satu titik jalur pendakian. Kondisi cuaca yang memburuk menjadi kendala utama dalam melanjutkan proses evakuasi.
Kepala Desa Clekatakan, Pemalang, Sutrisno, membenarkan situasi tersebut. “Iya betul, cuaca buruk, evakuasi dilanjutkan besok,” ujar Sutrisno saat dihubungi, Rabu (14/1/2026) malam.
Pendaki Ditemukan Setelah 17 Hari Hilang
Syafiq Ali, pendaki asal Magelang, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama 17 hari di Gunung Slamet. Dugaan sementara, korban meninggal akibat hipotermia.
Ketua Operasi SAR Wanadri, Arie Affandi, menjelaskan bahwa lokasi penemuan jenazah tidak berjauhan dari titik awal korban terpisah dari rombongannya. “Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi berpisah. Di sekitar situ juga ada ceceran barang seperti dompet, tracking pole, senter, emergency blanket, dan perlengkapan lainnya,” ungkap Affandi kepada wartawan, Rabu (14/1/2026) sore.






