Jakarta – Dua anggota Polres Cimahi dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak truk TNI saat bertugas dalam penanganan bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (24/1/2026).
Identitas Korban dan Kronologi Awal
Kedua korban yang gugur adalah Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery. Menurut Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Setiawan, kedua personel Polri tersebut sedang menjalankan tugas dalam upaya penanggulangan bencana longsor di lokasi yang sama dengan truk pembawa bantuan dari TNI.
“Betul dua anggota kami yang terlibat dalam penanggulangan bencana, jadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Rudy dilansir detikJabar, Minggu (25/1/2026).
Penghargaan dan Duka Cita
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Setiawan menyampaikan bahwa kedua korban akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Keputusan ini diambil langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Mereka dinyatakan gugur dalam tugas dan mereka memperoleh penghargaan dari bapak Kapolri dengan kenaikan pangkat satu tingkat,” jelas Rudy. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua personel Polri tersebut.
Meskipun demikian, Rudy memastikan bahwa fokus utama jajaran Polda Jabar tetap pada upaya evakuasi dan pencarian korban bencana longsor di Cisarua. “Seperti yang disampaikan oleh Kepala Basarnas, saat ini tim gabungan masih mengupayakan evakuasi dan pencarian korban. Identitas korban akan kami sampaikan setelah ditemukan dan dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh,” katanya.
Penyelidikan dan Penjelasan TNI AD
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kedua polisi tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian untuk mengungkap penyebab dan kronologi pastinya.
TNI Angkatan Darat melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Donny Pramono memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. TNI AD menyatakan bahwa peristiwa ini adalah sebuah musibah yang tidak diharapkan.
“Pangdam III/Siliwangi menyampaikan empati dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum serta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Pangdam menegaskan bahwa laka lantas tersebut merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh siapa pun, terlebih lagi terjadinya saat pelaksanaan tugas kemanusiaan sedang berjalan,” kata Brigjen Donny Pramono dalam pernyataan tertulis, Minggu (25/1/2026).
Brigjen Donny menjelaskan bahwa rombongan kendaraan dinas TNI tersebut pada Sabtu (24/1/2026) sedang melaksanakan tugas kemanusiaan menuju lokasi bencana longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu. Ia memastikan bahwa soliditas antara TNI dan Polri akan tetap terjaga.
Sebagai bentuk empati, Inspektur Kodam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin telah mengunjungi keluarga korban dan rekan sejawat almarhum dari Kepolisian. TNI juga menyatakan komitmennya untuk menghormati dan mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan secara profesional dan objektif sesuai hukum yang berlaku.






