MADRID – Sejumlah penggemar Real Madrid menyuarakan kekecewaan mereka terhadap Presiden Florentino Perez dengan memasang spanduk yang mendesaknya untuk mundur. Desakan ini muncul menyusul rentetan hasil minor yang dialami tim kesayangan mereka, Vinicius Junior dan kawan-kawan, pasca pemecatan pelatih Xabi Alonso.
Rentetan Kegagalan di Awal 2026
Real Madrid dipastikan gagal meraih dua gelar dalam sepekan terakhir. Los Merengues harus menelan pil pahit setelah kalah di final Piala Super Spanyol dan tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey. Pukulan telak terjadi ketika Real Madrid didepak oleh klub divisi dua Spanyol, Albacete, dengan skor 2-3 dalam ajang Copa del Rey.
Pertandingan melawan Albacete ini menjadi laga pertama Real Madrid tanpa Xabi Alonso di kursi kepelatihan. Alonso sendiri diberhentikan setelah kekalahan di final Piala Super Spanyol. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Alonso memilih mundur karena merasa tidak mendapat dukungan penuh dari klub. Ia juga dihadapkan pada situasi di mana beberapa pemain memiliki ego tinggi dan seringkali membangkang terhadap instruksnya.
Dugaan Ketidakberpihakan Perez
Alih-alih memberikan dukungan penuh kepada pelatih, Florentino Perez selaku presiden klub dikabarkan justru lebih berpihak kepada para pemain. Sikap pria berusia 78 tahun tersebut rupanya tidak disukai oleh sebagian penggemar Real Madrid.
Menukil laporan dari Mundo Deportivo, para penggemar Real Madrid membentangkan beberapa spanduk protes yang ditujukan kepada Florentino Perez. Spanduk-spanduk berwarna putih ini terlihat dipasang di berbagai titik di kota Madrid.
Salah satu unggahan di media sosial menampilkan spanduk-spanduk tersebut dengan keterangan, “Han llenado Madrid de pancartas en contra de Florentino Pérez. Qué semanita llevamos, señoras y señores. 🤣 [📸 @partidazocope ] pic.twitter.com/heXklfwjLx — -1899- (@_Futbolero_) January 16, 2026”
Protes Terhadap Berbagai Kebijakan
Isi tulisan pada banner protes tersebut cukup tajam. Beberapa di antaranya bertuliskan ‘Florentino: Game Over’, ‘Super League, lahan parkir, stadion… kegagalan demi kegagalan, presiden yang sudah habis’, hingga ‘Tinggalkan Los Galacticos, Anda siap untuk eutanasia’.
Dari isi tulisan tersebut, terlihat bahwa kekecewaan penggemar tidak hanya tertuju pada sikap Perez terkait masalah klub saat ini. Penggemar juga melontarkan kekecewaan atas langkah-langkah kontroversial Perez sebelumnya, seperti gagasan untuk menjalankan European Super League yang mendapat penolakan keras dari UEFA.
Sumber: 90Menit.ID






