Lisbon – Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid pada matchday kedelapan Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, di Estadio da Luz, menyimpan cerita spesial bagi pelatih Benfica, Jose Mourinho. Kali ini, ia akan berhadapan dengan mantan anak buahnya yang kini menukangi Real Madrid, Alvaro Arbeloa.
Benfica Butuh Kemenangan untuk Jaga Asa
Bagi Benfica, laga ini krusial untuk menjaga asa lolos ke babak play-off Liga Champions. Saat ini, wakil Portugal tersebut menduduki peringkat keenam klasemen dengan 6 poin. Mereka tertinggal dua angka dari Olympiacos yang berada di batas akhir zona play-off.
Real Madrid Juga Incar Kemenangan
Di sisi lain, Real Madrid juga tidak bisa meremehkan pertandingan ini. Los Merengues membutuhkan kemenangan untuk memastikan lolos otomatis ke babak 16 besar. Saat ini, mereka berada di urutan ketiga dengan 15 poin, di bawah Arsenal dan Bayern Munich yang telah mengunci tiket ke fase berikutnya.
Mourinho Beri Dukungan untuk Arbeloa
Menjelang laga, Jose Mourinho memberikan pandangannya mengenai pertemuan dengan Arbeloa. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Arbeloa yang dipercaya membesut Real Madrid setelah mundurnya Xabi Alonso. Arbeloa sendiri pernah menjadi pemain asuhan Mourinho di Real Madrid pada periode 2010-2013.
“Pertama dan terpenting, saya berharap semuanya berjalan baik untuknya, itulah yang saya inginkan. Saya ingin Arbeloa sukses di mana pun dia berada,” ujar Mourinho, dilansir dari AS Diario.
Pelatih berusia 63 tahun itu menambahkan, “Saya ingin Real Madrid sukses dengan pelatih mana pun. Bayangkan Real Madrid dengan Arbeloa, saya benar-benar ingin mereka sukses.”
Meskipun demikian, Mourinho tak lupa menyisipkan sedikit candaan khasnya. “Saya mencintai Real Madrid dan saya mencintai Alvaro. Saya hanya berharap mereka tampil buruk besok,” katanya sambil tersenyum.
Sebelumnya, Arbeloa sempat menyatakan bertanggung jawab atas kekalahan timnya saat melawan tim kasta kedua. “Salah Saya!” tegas Arbeloa dalam sebuah pernyataan.
Sumber: 90Menit.ID






