Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani

Advertisement

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya pernah ditawari untuk menduduki posisi menteri kepolisian. Tawaran tersebut muncul seiring dengan adanya gagasan untuk menempatkan institusi Polri di bawah sebuah kementerian khusus.

Penolakan Ide Polri di Bawah Kementerian

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (26/1/2026), Jenderal Sigit menyatakan penolakannya terhadap ide tersebut. “Jadi kalau tadi saya harus memilih karena beberapa kali ada yang menyampaikan, ‘Kapolri sudah 5 tahun, 5 tahun’. Kalau saya harus memilih, dan kemarin sudah saya sampaikan bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan kepada saya lewat WA, ‘Mau ndak Pak Kapolri jadi menteri kepolisian’. Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan Bapak-Bapak Ibu-Ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian,” ujar Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri menyatakan bahwa jika memang harus memilih, ia lebih memilih untuk menjadi seorang petani daripada menjadi menteri kepolisian. “Dan kalaupun saya yang menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegasnya.

Potensi Melemahkan Institusi Negara

Jenderal Sigit berpandangan bahwa penempatan Polri di bawah kementerian akan berdampak pada pelemahan institusi Polri itu sendiri, serta berpotensi melemahkan negara dan bahkan Presiden RI. “Oleh karena itu, saya anggap meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Polri, melemahkan negara dan melemahkan presiden,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan adanya potensi ‘matahari kembar’ jika Polri berada di bawah kementerian khusus. Untuk itu, Sigit berpesan kepada seluruh jajarannya agar terus berjuang mempertahankan agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden RI.

Advertisement

“Dan saya minta seluruh jajaran laksanakan ini, perjuangkan sampai titik darah penghabisan,” seru Kapolri.

Dukungan Komisi III DPR RI

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi di Komisi III DPR RI memberikan pernyataan dukungan agar Polri tetap berada langsung di bawah kendali Presiden. Kapolri pun menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan.

“Terima kasih atas dukungan dari seluruh mitra yang menempatkan Polri tetap di bawah presiden di mana ini adalah bagian dari mandat reformasi yang tentunya harus ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

Advertisement