Sebuah video yang memperlihatkan anggota pemadam kebakaran (Damkar) memecahkan kaca mobil mewah Porsche untuk mengevakuasi kunci yang tertinggal menjadi viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat, dan pemilik mobil, yang akrab disapa Bop, memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian tersebut.
Kronologi Kejadian
Bop menceritakan bahwa kejadian bermula saat ia sedang memarkirkan mobilnya dan hendak pulang. Tanpa disadari, ia keluar dari mobil setelah menyalakan mesin dan menutup pintu, yang kemudian terkunci dengan sendirinya. Kunci mobil, termasuk kunci serep, tertinggal di dalam kabin.
“Waktu itu posisi lagi parkir dan lagi mau pulang, kontak sudah kunyalain dan posisi pintu terkunci, nggak sadar. Sehabis masuk, aku keluar lagi karena mau pamitan, posisi pintu kututup,” ujar Bop kepada detikcom, Kamis (15/1/2026).
Upaya Bop untuk membuka pintu dan kaca mobil secara mandiri selama berjam-jam tidak membuahkan hasil. Ia mengaku sudah mencoba berbagai cara, namun tidak berhasil. Kondisi aki mobil yang hampir habis juga menjadi pertimbangan.
Permintaan Pecahkan Kaca
Setelah berjuang dari pukul 01.00 hingga 06.00 pagi, Bop akhirnya memutuskan untuk memanggil bantuan Damkar. Ia meminta petugas untuk memecahkan kaca mobil karena dinilai sebagai opsi perbaikan dengan kerusakan paling minimal dibandingkan metode lain.
“Karena nggak bisa kebuka-buka dan kunci semua di dalam, aki mobil sudah hampir mati. Itu dari jam 1 pagi sampai jam 6 pagi, kucoba akalin ini-itu nggak bisa-bisa. Akhirnya kupanggil lah damkar buat pecahin saja kacanya karena paling murah kerusakannya kalau kaca samping dipecah, gitu deh,” jelasnya.
Bop menegaskan bahwa tindakan Damkar memecahkan kaca tersebut dilakukan atas izin dan permintaannya. Ia menjelaskan bahwa cara tersebut merupakan solusi terakhir setelah berbagai upaya lain gagal.
“Iya, saya yang suruh damkarnya karena sudah saya coba pakai lakban tapi nggak bisa. Jadi emang real perintah saya untuk dipecahkan,” katanya.
Dalam video lain yang diunggah Bop, terlihat petugas Damkar sempat mencoba memukul linggis metal ke kaca, namun tidak berhasil. Hal ini memperkuat pernyataannya bahwa pemecahan kaca adalah satu-satunya jalan keluar.
“Jadi bukan salah penanganan, jadi memang saya yang suruh kalau minta dipecahkan saja kacanya karena sudah tidak ada jalan keluar, karena kalaupun juga mau buka kap mesin harus dari dalem kabin,” tambahnya.
Peristiwa ini memicu perbincangan di kalangan warganet mengenai penanganan Damkar dalam situasi darurat seperti ini. Namun, Bop memastikan bahwa penanganan yang dilakukan sudah sesuai dengan persetujuannya.






