Berita

Lubang Raksasa Menganga di Aceh Tengah, Nyaris Capai Badan Jalan Simpang Balik-Blang Mancung

Advertisement

Aceh Tengah – Sebuah lubang menganga berukuran besar muncul di Kampung Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh. Fenomena alam ini menjadi perhatian karena lokasinya yang sangat dekat dengan badan jalan, hanya berjarak sekitar lima meter dari jalan Simpang Balik-Blang Mancung.

Pergerakan Tanah Perlahan tapi Pasti

Lubang raksasa yang diperkirakan memiliki kedalaman mencapai 100 meter ini bukanlah jenis amblesan tanah sinkhole klasik yang terjadi tiba-tiba. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan akibat dari pergerakan material tanah yang terjadi secara perlahan.

“Berdasarkan data dari ESDM Aceh, pergerakan tanah terus meningkat secara bertahap setiap tahun. Sejak tahun 2011 sudah dimulai pengukuran pertambahan luasan skala longsoran tanah oleh ESDM Aceh,” ujar Andalika saat dimintai konfirmasi, Kamis (15/1/2026).

Luasan Longsoran Terus Bertambah

Menurut data terbaru dari Dinas ESDM Aceh yang disampaikan Andalika, pada tahun 2025 luasan longsoran tanah di Kampung Bah telah mencapai lebih dari 27.000 meter persegi. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dan semakin mendekati jalan lintas Blang Mancung-Simpang Balik.

Advertisement

Kondisi ini telah menjadi objek kajian tim geologi dan survei geofisika ESDM Aceh. Pada tahun 2022, mereka pernah berkolaborasi dengan BPBD Aceh Tengah untuk melakukan kajian mendalam mengenai longsoran tanah tersebut.

Karakteristik Tanah dan Potensi Bahaya

Hasil kajian tersebut mengungkapkan bahwa longsoran tanah di Kampung Bah terjadi pada lapisan tanah permukaan yang memiliki zona jenuh air. Dominasi material vulkanik yang mudah mengantarkan air menjadi faktor penting dalam pergerakan tanah ini.

“Pergerakan tanah di lokasi tersebut sangat aktif dan berkelanjutan,” tegas Andalika, menggarisbawahi potensi bahaya yang terus ada di area tersebut.

Advertisement