Berita

Mobil Relawan Banten Dibobol Maling di Medan, Barang Curian Ditemukan Kembali

Advertisement

MEDAN, SUMATERA UTARA – Sebuah insiden pencurian terjadi terhadap mobil rombongan relawan asal Banten yang tengah singgah di Kota Medan, Sumatera Utara. Mobil yang terparkir di pinggir jalan ini dibobol maling, mengakibatkan sejumlah barang berharga, termasuk mesin genset dan tas berisi pakaian, hilang. Aksi pencurian ini kemudian viral setelah terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (19/1/2026) dini hari, di Jalan Karya Bakti I, Lingkungan I, Kecamatan Medan Polonia. Mobil rombongan relawan dari organisasi ‘Aksi Semangat Peduli’ ini dibobol saat para anggotanya sedang beristirahat di rumah salah seorang rekan mereka, Vera (29). Vera menjelaskan bahwa rombongan relawan tersebut baru saja tiba dari daerah bencana di Aceh.

“Ini mobil kehilangan genset, carrier, tepatnya di Medan. Kami sedang istirahat karena berhubung personel pada capek, pada akhirnya dibobol, diberantakkan, parah,” ujar salah seorang relawan dalam video yang beredar, menunjukkan kondisi mobil yang berantakan.

Sekira pukul 06.00 WIB, saat para relawan hendak mengambil barang-barang mereka, mereka mendapati mobil dalam kondisi berantakan. “Orang ini kan mau berbenah, mau ambillah tas di dalam mobil. Pas sampai orang ini ke dalam mobil, itu sudah berserak semua barangnya,” tutur Vera, Selasa (20/1).

Barang Ditemukan Kembali

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui mesin genset, dua tas carrier, dan sebuah tote bag berisi berbagai macam barang telah raib digondol maling. Vera segera melaporkan kejadian ini kepada saudaranya dan kepala lingkungan (kepling) setempat.

Advertisement

Khairul Aswad, Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, segera menindaklanjuti laporan tersebut. Bersama sejumlah warga, Khairul berupaya melakukan pencarian terhadap barang-barang yang hilang. Upaya pencarian membuahkan hasil.

“Mereka kan relawan juga, bantu kemanusiaan juga, makanya saya bantu mencarikan juga. Alhamdulillah, sebelum salat Asar, ada orang yang mau mengantarkan barang itu, tapi bukan dia yang mencuri. Jadi, yang mencuri itu nggak berani (ngantar),” jelas Khairul.

Mesin genset dan pakaian yang dicuri akhirnya berhasil ditemukan dan diserahkan kembali kepada para relawan. Meskipun sempat kehilangan, para relawan tersebut akhirnya dapat melanjutkan perjalanan mereka dengan barang-barang yang telah kembali.

Advertisement