Berita

PKB Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden, Ingatkan Peran Gus Dur

Advertisement

Ketua Kelompok Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Komisi III DPR RI, Abdullah, menyatakan dukungan penuh atas posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah kendali Presiden RI. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Rapat Kerja bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Mengungkit Sejarah Pendirian Polri

Abdullah mengawali argumennya dengan menyoroti peran penting Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang juga merupakan pendiri PKB. Ia mengingatkan bahwa Gus Dur memiliki andil besar dalam perumusan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (TAP MPR) yang salah satunya mengatur posisi Polri.

Menurut Abdullah, Gus Dur pada masanya berani mengambil sikap tegas melawan para petinggi militer demi memisahkan institusi Polri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang saat itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). “Gus Dur berani terbuka melawan elite militer waktu itu, pada akhirnya muncul TAP MPR ini yang memposisikan Polri di bawah Presiden dan dipisahkan dengan ABRI,” ujar Abdullah.

Komitmen PKB Melindungi Produk Gus Dur

Dengan latar belakang sejarah tersebut, Abdullah menegaskan komitmen PKB untuk terus mendukung posisi Polri di bawah Presiden. Ia menyatakan bahwa partainya akan menjadi garda terdepan dalam melindungi ketentuan yang merupakan warisan pemikiran Gus Dur. “Karena itu ketika memang ada person yang mengatasnamakan kader ideologisnya Gus Dur berani mengubah ini, saya nyatakan Partai Kebangkitan Bangsa selalu terdepan untuk mendukung kepolisian di bawah Presiden dan dipilih oleh DPR. Karena bagi kita ketika ruh Gus Dur ini akan diganti dan diubah itu kita paling terdepan lindungi itu,” tegasnya.

Advertisement

Abdullah menekankan bahwa dukungan PKB terhadap Polri di bawah Presiden bukan sekadar pilihan politik, melainkan sebuah kewajiban moral karena ketentuan tersebut lahir dari keputusan Gus Dur. Ia berjanji akan melawan setiap upaya yang mengatasnamakan kader ideologis Gus Dur untuk mendorong isu pemindahan kewenangan Polri ke bawah kementerian.

“Karena ini produk pendiri partai kita yang memang harus kita lindungi, Pak. Karena itu kita secara tegas ini produk pendiri kita, jangan khawatir, Pak, PKB paling terdepan ketika memang ada person yang atas namakan kader ideologis Gus Dur berani ubah ini kita lawan, Pak,” pungkasnya.

Advertisement