Berita

Pramono Anung dan Fauzi Bowo Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Majelis Betawi

Advertisement

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo (Foke) melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Mohammad Husni (MH) Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan haul ke-85 MH Thamrin.

Pramono Anung menyatakan rasa terima kasihnya atas undangan dari Majelis Kaum Betawi untuk hadir dalam acara tersebut. Ia mengaku telah lama mengenal kiprah MH Thamrin sejak masa mahasiswa.

“Saya adalah orang yang membaca ketika mahasiswa tentang peran dan juga kontribusi MH Thamrin bagi bangsa dan negara,” ujar Pramono kepada wartawan di lokasi.

Lebih lanjut, Pramono menceritakan hubungan erat antara MH Thamrin dengan Presiden Soekarno. Menurutnya, MH Thamrin merupakan salah satu sahabat yang rutin berkomunikasi dengan Bung Karno saat beliau dalam masa pembuangan.

“Dan hubungan MH Thamrin dengan Bung Karno. Ketika Bung Karno dalam pembuangan, salah satu sahabat yang secara rutin berkomunikasi adalah MH Thamrin. Dan karena pada waktu itu MH Thamrin adalah tokoh yang bisa berbahasa Inggris, berbahasa Belanda, maka berbagi peranlah dengan Bung Karno,” jelasnya.

Pramono menekankan bahwa jasa MH Thamrin sebagai penyambung lidah bangsa Indonesia dengan pihak penjajah sangatlah besar. Ia menegaskan bahwa MH Thamrin bukanlah milik masyarakat Betawi semata, melainkan milik seluruh bangsa Indonesia.

“Sehingga dengan demikian tadi saya juga mengatakan bahwa MH Thamrin ini bukan hanya milik masyarakat Betawi atau kaum Betawi, MH Thamrin ini adalah milik bangsa Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengakuan terhadap jasa MH Thamrin juga terlihat dari penetapannya sebagai Pahlawan Nasional oleh Bung Karno sejak Juli 1960.

“Apalagi sejak bulan Juli tahun 1960 ya, MH Thamrin termasuk adalah tokoh yang awal yang diberikan Pahlawan Nasional oleh Bung Karno. Karena hubungan mereka memang sangat dekat,” tambahnya.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan harapannya agar peringatan haul MH Thamrin dapat mempersatukan Majelis Kaum Betawi. Ia bahkan secara khusus meminta masukan dari Fauzi Bowo mengenai cara menyatukan masyarakat Betawi.

“Sehingga dengan demikian, kalau hari ini kita memperingati haul MH Thamrin yang ke-85. Saya sebagai Gubernur Jakarta harapannya cuma satu, semoga Majelis Kaum Betawi ini segera bersatu. Jangan ada lagi ini-itu, ini-itu, udahlah. Saya sudah sampaikan ke Bang Foke ‘Bang, apa yang harus saya kerjakan pasti saya kerjakan’,” ucapnya.

Pramono juga menyoroti keunggulan masyarakat Betawi yang bersifat egaliter, di mana setiap individu memiliki kedudukan yang setara.

“Dalam kesempatan ini secara terbuka saya ingin juga mengatakan, salah satu keunggulan masyarakat Betawi adalah egaliter. Karena nggak punya raja, nggak punya sultan, semuanya jadi raja, semuanya jadi sultan. Tetapi inilah kekuatan, dan ini harus dipersatukan. Sebab kalau ini bisa dipersatukan, menurut saya ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Fauzi Bowo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur DKI Jakarta. Ia menegaskan kembali bahwa jasa MH Thamrin tidak hanya untuk Betawi atau Jakarta, tetapi akan dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia.

“Beliau tadi menyampaikan bahwa Mohammad Husni Thamrin ya jelas Pahlawan Nasional. Tidak hanya untuk Tanah Betawi dan Kota Jakarta, tapi jasanya itu akan tercatat dan tetap dikenang oleh seluruh Bangsa Indonesia. Itu pengantar dari saya,” ujar Foke.

Foke menambahkan, penghargaan terhadap Pahlawan Nasional MH Thamrin seharusnya tidak berhenti pada seremoni semata. Ia mengapresiasi nama MH Thamrin yang diabadikan sebagai nama jalan boulevard utama di Jakarta.

“Saya yakin bahwa penghargaan kepada Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin ini tidak boleh berhenti pada acara atau seremoni semata-mata. Kami sangat menghargai, kaum Betawi sangat menghargai bahwa nama beliau terpampang sebagai nama jalan boulevard yang paling utama di Jakarta. Luar biasa. Kami bangga, kami berterima kasih,” tutupnya.

Advertisement