Banjir yang merendam kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, belum menunjukkan tanda-tanda surut hingga Jumat sore (30/1/2026). Meskipun demikian, ketinggian muka air dilaporkan berangsur turun dari titik tertinggi.
Ketinggian Air Berkurang
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Alfian Nurrizal menyatakan bahwa ketinggian air banjir di Kampung Melayu telah berkurang sekitar 60 cm. “Saat ini alhamdulillah tadi kurang lebih sekitar 210 cm, saat ini sudah mencapai 160 cm. Artinya sudah berkurang sekitar 60 cm,” ujar Alfian saat ditemui di lokasi, Jumat (30/1/2026).
Pihak kepolisian bersama dengan pemangku kepentingan terkait terus berupaya memaksimalkan proses evakuasi warga yang terdampak. Ratusan warga akan diungsikan sementara ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Melayu 02.
Evakuasi Ratusan Warga
“Kami saat ini Polres Metro Jakarta Timur bersama dengan Polsek Jatinegara dan Danramil juga ini dari Jatinegara bersama-sama untuk melakukan evakuasi. Di mana untuk kita lakukan evakuasi untuk jumlah penduduk yang ada di Kampung Melayu di RW 4 dan 5 sebanyak 986 (orang),” jelas Alfian.
Selain fokus pada evakuasi, kepolisian juga melakukan patroli rutin dari rumah ke rumah untuk memastikan keamanan warga yang memilih untuk tidak mengungsi. Bantuan berupa sembako dan makanan siap saji turut dibagikan kepada warga terdampak.
Petugas kepolisian juga mendatangi posko pengungsian untuk memantau kondisi kesehatan para pengungsi. Alfian menegaskan bahwa petugas akan terus siaga di lokasi hingga kondisi banjir benar-benar surut dan dinyatakan normal.
“Kita siagakan sampai betul-betul surut dikatakan landai. Apa artinya? Saat ini masih belum dikatakan landai. Landai itu apabila sudah surut betul dan tidak ada pengungsian di sekolah dasar,” imbuhnya.






