Berita

Anker KRL Green Line Keluhkan Desak-desakan Harian di Jam Sibuk

Advertisement

Para penumpang KRL lintas Tanah Abang-Rangkasbitung, yang akrab disapa anker, menyuarakan keluh kesah mereka terkait kondisi berdesak-desakan yang kerap terjadi setiap hari, terutama saat jam sibuk. Situasi ini memaksa penumpang untuk berjuang demi bisa masuk dan keluar dari rangkaian kereta.

Pengalaman Penumpang

Devin (23), seorang anker asal Tangerang, mengungkapkan bahwa desak-desakan di KRL Green Line merupakan pemandangan yang lumrah terjadi saat jam pulang kantor. “Iya jam pulang kantor di KRL tuh emang pasti desak-desakan gitu,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).

Untuk menyiasati kondisi tersebut, Devin mengaku tidak memiliki penyesuaian khusus, namun ia terbiasa mencari gerbong yang dinilai lebih memudahkan akses keluar masuk. “Kalau penyesuaian khusus sih nggak ada ya. Cuman emang saya biasa cari gerbong mana yang kira-kira saya bisa enak masuk keluarnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Devin berharap agar jadwal KRL Green Line dapat selalu tepat waktu. Ia juga menyuarakan harapannya agar jumlah rangkaian KRL Green Line dapat ditambah, menyamai KRL Bogor Line yang dikabarkan akan bertambah menjadi 12 rangkaian. “Saya penginnya sih KRL bisa selalu tepat waktu, sama kalau bisa rangkaiannya ditambah ya. Karena kalau Bogor kan katanya mau ditambah tuh jadi 12. Ya saya harapannya Green Line juga bisa nyusul ditambah rangkaiannya,” imbuhnya.

Advertisement

Harapan Penambahan Rangkaian

Ferdi (26), anker lainnya, turut merasakan hal serupa. Ia juga terbiasa berdesak-desakan dengan penumpang lain saat jam sibuk. “Oh iya bener, saya biasa desak-desakan sama penumpang lain juga,” kata Ferdi di Stasiun Kebayoran.

Ferdi memiliki strategi tersendiri saat naik KRL, yaitu dengan memilih rangkaian yang posisinya berdekatan dengan eskalator stasiun. “Kalau saya sih ada peron rutin ya, yang bisa, yang kalau saya turun itu bisa langsung ke dekat eskalator gitu,” jelasnya.

Sama seperti Devin, Ferdi juga berharap agar rangkaian KRL Green Line dapat ditambah. Ia merasa prihatin melihat kondisi penumpang lain yang juga harus berdesak-desakan. “Jadi kalau misalkan ada rencana dari pemerintah buat nambah rangkaian saya dukung ya. Karena balik lagi kayak tadi, saya kasihan juga gitu sama penumpang lain gitu yang desak-desakan. Jadi ya harapannya bisa ditambah sih rangkaian,” tutupnya.

Advertisement