Tangerang – Perumahan Taman Cikande di Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, dilanda banjir parah. Ketinggian air dilaporkan mencapai 70 sentimeter hingga 2 meter, merendam ratusan rumah warga.
Permukiman Terendam Air Dua Meter
Salah satu area yang paling terdampak parah adalah permukiman warga di RT 05 RW 03, di mana ketinggian air dilaporkan mencapai 2 meter. “Ketinggian air sampai dua meter, untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas,” ujar Ketua RW 03 Fiktor Silaen, seperti dilansir Antara, Rabu (15/1/2026).
Banjir yang melanda perumahan tersebut telah berlangsung sejak Minggu (11/1/2026). Data sementara menunjukkan sebanyak 222 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh bencana ini. Fiktor memperkirakan ketinggian air akan terus bertambah dan meluas akibat luapan Sungai Cidurian.
Warga Kesulitan Akses, Butuh Bantuan Logistik
Warga di RW 03/05 terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke area yang dianggap lebih aman. Untuk mengakses rumah yang terendam, warga terpaksa menggunakan perahu rakit darurat yang terbuat dari susunan galon air dan tong plastik.
“Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK,” imbuh Fiktor, merinci data dampak banjir.
Fiktor mengungkapkan bahwa ratusan korban banjir saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik, termasuk sandang, pangan, dan obat-obatan. “Paling dibutuhkan kebutuhan makanan, seperti mi instan, telur, dan lainnya. Paling utama dulu itu obat-obatan,” katanya.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera memberikan perhatian dan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana. Sebagai penanganan sementara, masyarakat setempat secara swadaya telah membangun tenda pengungsian dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.






