Napoli menghadapi potensi masalah di lini depan seiring dengan molornya jadwal pemulihan striker andalan mereka, Romelu Lukaku. Kondisi ini membuka kemungkinan klub untuk mencari amunisi baru di bursa transfer musim dingin Januari.
Lukaku Masih Terkendala Cedera
Romelu Lukaku belum sekalipun tampil membela Napoli di musim ini akibat cedera otot yang dideritanya sejak pramusim. Meskipun sempat dibawa ke Riyadh untuk mengikuti Piala Super Italia, Lukaku hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari bangku cadangan dalam dua laga tersebut.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport pada 31 Desember lalu mengindikasikan bahwa proses pemulihan Lukaku berjalan lebih lambat dari perkiraan. Pemain asal Belgia tersebut dilaporkan belum mampu meningkatkan intensitas latihannya, ditambah masih adanya cedera pada paha kirinya. Napoli pun enggan mengambil risiko mempercepat kembalinya sang pemain.
Bahkan, belum ada jaminan bahwa Lukaku dapat kembali merumput pada akhir Januari mendatang. Direktur Napoli, Giovanni Manna, mengungkapkan situasi terkini terkait cedera para pemainnya. “Kami punya ide, namun Anda perlu memahami bagaimana tubuh bereaksi pada usia tertentu. Saat ini, yang paling dekat untuk kembali adalah (Billy) Gilmour dan (Frank) Anguissa,” ujar Manna kepada Corriere dello Sport, merujuk pada kondisi Lukaku yang masih membutuhkan waktu.
Potensi Pergerakan di Bursa Transfer
Absennya Lukaku dalam waktu yang belum pasti ini berpotensi mendorong Napoli untuk aktif di bursa transfer Januari. Saat ini, lini serang Napoli hanya mengandalkan Rasmus Hojlund dan Lorenzo Lucca sebagai penyerang tengah.
Manna menambahkan, Napoli memiliki ambisi untuk meningkatkan kualitas tim demi mendukung kerja keras pelatih Antonio Conte dan para pemainnya. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan tim. “Kami ingin menghargai kerja keras (pelatih Antonio) Conte dan para pemain dengan meningkatkan level tim, namun tanpa mengganggu keseimbangan. Kami akan mencoba. Januari selalu sulit. Tahun lalu, kami menjual pemain terbaik kami, dan mungkin kami masih belum memiliki pengganti sepadan,” jelas Manna.






