Direktur Barcelona, Deco, menyatakan keterkejutannya atas keputusan Real Madrid memecat pelatih Xabi Alonso. Pemecatan ini dinilai mengejutkan mengingat performa Madrid yang masih berada di jalur positif di berbagai kompetisi musim ini.
Madrid Berada di Jalur Kompetitif Meski Pecat Alonso
Real Madrid menghebohkan dunia sepak bola setelah memberhentikan Xabi Alonso pada Senin, 12 Januari 2026. Keputusan ini diambil hanya sehari setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol. Meskipun gagal meraih trofi tersebut, Madrid masih menunjukkan performa yang patut diperhitungkan di kompetisi lain. Klub berjuluk Los Blancos ini hanya tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen La Liga, menempati posisi ketujuh di Liga Champions, dan masih bertahan di Copa del Rey.
Ego Ruang Ganti Diduga Jadi Pemicu
Meskipun performa di lapangan masih terbilang stabil, perpisahan Xabi Alonso dengan Real Madrid diduga bukan semata-mata karena hasil pertandingan. Isu mengenai ego di ruang ganti disebut-sebut menjadi persoalan utama yang mendasari keputusan pemecatan tersebut. Namun, Deco memilih untuk tidak mengomentari lebih jauh mengenai hal ini.
Deco: Pelatih Selalu Jadi yang Pertama Menderita
Deco menyatakan bahwa fokus Barcelona adalah urusan internal klub. Ia menekankan bahwa klub tidak memikirkan apa yang terjadi di klub lain. Namun, ia mengakui bahwa tekanan di Barcelona dan Real Madrid selalu tinggi, dan ketika kemenangan tidak kunjung datang, pelatih seringkali menjadi pihak yang pertama merasakan dampaknya.
“Kabar ini sedikit mengejutkan saya. Dia kan belum lama di sana. Pada dasarnya dia baru mulai. Mereka memang kalah di Piala Super, tapi cuma empat poin di belakang Barca di LaLiga, dan cukup bagus di Liga Champions,” ujar Deco kepada El Larguero.
Deco menambahkan bahwa ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh karena tidak mengetahui situasi sebenarnya di internal Real Madrid setiap harinya. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan urusan Barcelona.
Perbandingan dengan Hansi Flick
Dalam kesempatan yang sama, Deco juga menyinggung mengenai pelatih Barcelona, Hansi Flick. Ia merasa lebih optimis dengan situasi yang dihadapi Flick di Barcelona. “Jika Anda bertanya kepada saya tentang Hansi Flick, perasaannya lebih baik daripada angka-angka. Dengan Hansi, kami sudah tahu masa-masa indah akan kembali,” imbuhnya.
Keputusan pemecatan Xabi Alonso oleh Real Madrid ini tentu menjadi sorotan tajam, mengingat posisinya yang masih kuat di berbagai ajang kompetisi.






