Berita

Inara Rusli Tetap Ingin Damai Meski Wardatina Mawa Tolak Restorative Justice

Advertisement

Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny, menyatakan bahwa kliennya tetap berkeinginan untuk menyelesaikan kasus dugaan perzinaan melalui jalur restorative justice (RJ) atau perdamaian, meskipun pihak Wardatina Mawa telah menolak tawaran tersebut. Upaya damai ini datang langsung dari Inara Rusli.

Upaya Perdamaian Inara Rusli

Pada Selasa (13/1/2026), Daru Quthny bersama Inara Rusli mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Renakta) Polda Metro Jaya untuk menyerahkan surat penolakan RJ dari kuasa hukum Mawa. “Hari ini kami kuasa hukum Inara bersama Inara mendatangi Renakta Polda Metro Jaya dalam rangka untuk menerima surat penolakan RJ dari pihak kuasa hukumnya Mawa,” ujar Daru di Polda Metro Jaya.

Daru menegaskan bahwa pihak Inara tidak akan berhenti mengupayakan RJ. “Jadi tetap dari pihak Inara berkeinginan untuk tetap terlaksananya restorative justice atau kita perdamaian. Seperti itu. Dengan seperti apa yang diinginkan oleh Mawa, kita juga belum tahu untuk bisa terealisasinya hal tersebut,” jelasnya.

Keinginan kuat untuk berdamai datang dari Inara Rusli sendiri. “Sejauh ini keyakinan kita karena Inara Rusli sendiri memang berkeinginan untuk perdamaian itu. Dari diri dia sendiri. Seperti itu. Kami hanya kuasa hukum hanya menjalankan apa yang menjadi keinginan dari diri dia tanpa ada intervensi apa pun,” imbuh Daru.

Advertisement

Proses Hukum Berlanjut

Pihak Inara terus berupaya menjalin komunikasi dengan Wardatina Mawa terkait rencana RJ. Namun, mereka juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

“Ya konsekuensi kalau memang belum terjadi perdamaian, ya kita kembalikan kepada pihak penyidik. Mereka kan punya SOP sendiri, mereka punya aturan sendiri, apakah akan naik lidik, atau gimananya, ya itu hak prerogatif daripada penyidik di Renakta Polda Metro Jaya,” tutur Daru.

Kasus ini bermula ketika Inara Rusli dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan oleh Wardatina Mawa. Sebelumnya, Inara juga sempat melaporkan Insanul Fahmi, suami Wardatina, atas dugaan penipuan, namun laporan tersebut telah dicabut.

Advertisement