Turin – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mewaspadai kekuatan Benfica yang akan menjadi lawan timnya di lanjutan Liga Champions, Kamis (22/1/2026). Ia menekankan pentingnya Juventus untuk tidak terbawa irama permainan cepat khas wakil Portugal tersebut.
Juve Butuh Kemenangan untuk Jaga Asa
Pertandingan yang akan digelar di Juventus Stadium ini menjadi krusial bagi Juventus. Saat ini, Bianconeri menduduki peringkat ke-17 di klasemen league phase dengan sembilan poin. Kemenangan mutlak dibutuhkan untuk menjaga peluang lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
Namun, ambisi Juventus untuk meraih tiga angka di kandang sendiri dihadapkan pada rekor buruk melawan Benfica. Dalam lima pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, Juventus belum pernah meraih kemenangan. Rinciannya, Juventus empat kali menelan kekalahan dan hanya mampu meraih satu hasil imbang.
Secara spesifik di Liga Champions, Juventus selalu kalah dari Benfica dalam tiga pertemuan terakhir. Musim lalu, Juventus takluk 0-2 di kandang sendiri. Sementara itu, pada babak grup Liga Champions 2022, Benfica menang 4-3 di kandang dan 1-2 di markas Juventus.
Spalletti Puji Kualitas Benfica
Menyadari tantangan yang dihadapi, Luciano Spalletti mengakui bahwa Benfica akan menjadi lawan yang sangat sulit bagi anak asuhnya. Ia memuji pengalaman Benfica di kompetisi Eropa serta kualitas materi pemain yang dimiliki.
“Saat Anda bermain melawan tim seperti Benfica, Anda menghadapi bagian dari sejarah sepak bola, sebuah identitas. Tim-tim Portugal menarik Anda ke dalam ritme mereka dan jika Anda tidak hati-hati, Anda akan terjebak di dalamnya. Saya berharap para pemain kami siap. Benfica memiliki apa yang dibutuhkan untuk bersaing dengan siapa pun. Mereka memiliki kualitas yang hebat,” ujar Spalletti seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
Spalletti berharap para pemain Juventus dapat menunjukkan kesiapan mental dan taktik untuk menghadapi gaya bermain Benfica yang dinamis.
Sumber: 90Menit.ID






