Sepakbola

Oliver Glasner Ungkap Alasan Hengkang dari Crystal Palace: Cari Tantangan Baru, Bukan Kecewa Transfer

Advertisement

JAKARTA – Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, membantah rumor yang menyebutkan keputusannya meninggalkan klub di akhir musim ini disebabkan oleh kekecewaan terhadap kebijakan transfer. Pria asal Austria itu menegaskan bahwa ia hanya mencari tantangan baru dalam kariernya.

Akhir Spekulasi Masa Depan

Pengumuman Glasner untuk tidak memperpanjang kontraknya yang berakhir di penghujung musim ini mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depannya yang telah beredar sejak musim panas tahun lalu. Kala itu, Glasner disebut-sebut ingin segera angkat kaki karena ketidakpuasan terhadap aktivitas klub di bursa transfer, termasuk minimnya rekrutan pemain dan potensi penjualan kapten tim, Marc Guehi.

Namun, dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Sunderland pada Sabtu (17/1/2026), Glasner secara tegas menyatakan tidak ada masalah antara dirinya dengan manajemen klub. Ia menekankan bahwa keputusannya murni didorong oleh keinginan pribadi untuk mencari tantangan baru.

Klarifikasi Hubungan Baik dengan Klub

“Saya memberi tahu Steve (Parish – pemilik Crystal Palace) bahwa saya hanya mencari tantangan baru. Saya memberi tahu dia pada bulan Oktober, ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer,” ungkap Glasner seperti dikutip dari Sky Sports.

Ia menambahkan, “Saya benci jika ada hal tidak benar yang ditulis atau dikatakan, dan sangat sulit bagi saya untuk tidak menanggapi. Kami memiliki hubungan yang sangat bagus, dan kami selalu membicarakan apa yang terbaik untuk Crystal Palace.”

Kans ke Manchester United Menguat

Pengumuman ini diperkirakan akan semakin memperkuat rumor ketertarikan Manchester United terhadap Glasner. Namanya memang santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi manajer tetap di Old Trafford. MU saat ini tengah ditangani oleh caretaker Michael Carrick setelah memecat Ruben Amorim.

Advertisement

Salah satu faktor yang membuat Glasner dianggap cocok adalah kesamaan dalam penggunaan sistem tiga bek, yang juga menjadi ciri khas taktik Amorim. Meski demikian, Glasner dinilai memiliki fleksibilitas yang lebih dalam penerapan taktik tersebut di lapangan.

Janji untuk Sisa Musim

Meskipun akan hengkang, Glasner berjanji akan memberikan yang terbaik bagi Crystal Palace hingga akhir masa baktinya.

“Saya belum berbicara dengan klub lain, saya memberi tahu para pemain tentang itu dan berjanji kepada mereka hari ini bahwa saya akan memberikan yang terbaik untuk memberikan musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace,” tegas manajer asal Austria itu.

“Kami sekarang punya empat poin lebih baik dibandingkan pada tahap musim ini di musim lalu dan kami akan melakukan segala upaya untuk membawa pulang trofi lain ke Selhurst Park.”

(Sumber: bay)

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement