Gresik – Insiden penganiayaan yang terekam kamera dan viral di media sosial terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Manyar, Kabupaten Gresik. Korban, Imam Lutfi, menjadi sasaran amuk pelaku bernama Rio Rohman Rosyidi (30) hanya karena kesalahpahaman sepele.
Pelaku Tersulut Emosi Akibat Tatapan
Menurut keterangan polisi, motif penganiayaan ini berawal dari rasa kesal pelaku yang merasa dipelototi oleh korban. Padahal, korban telah membantah tudingan tersebut dan menyatakan tidak melakukan hal itu.
“Pelaku mengaku kesal dipelototi oleh korban. Padahal korban tidak merasa melototi pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Syaiful Rohim, dilansir detikJatim, Rabu (7/1/2026).
Syaiful menambahkan, pelaku yang emosi langsung turun dari motornya dan menghajar korban. “Korban sempat mengatakan ada apa mas, saya tidak melihat sampean. Tapi pelaku langsung melayangkan bogeman kepada korban,” jelasnya.
Pelaku Residivis, Berhasil Diamankan Polisi
Aksi kekerasan yang terekam kamera CCTV SPBU Desa Sembayat, Manyar, Gresik, pada Jumat (2/1/2026) lalu itu akhirnya berbuntut panjang. Pelaku Rio Rohman Rosyidi berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat penangkapan, pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus kriminal ini tidak melakukan perlawanan. Ia tampak pasrah dan mengakui perbuatannya.
“Saat penangkapan tidak ada perlawanan. Pelaku pasrah dan mengakui perbuatannya,” jelas Gifari, salah satu petugas yang melakukan penangkapan.






