Rangga Moela baru saja kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah umrah. Pengalaman spiritual tersebut meninggalkan kesan mendalam yang masih kerap membuatnya meneteskan air mata.
Perasaan Haru di Tanah Suci
Bagi Rangga, momen beribadah di Mekah dan Madinah terasa begitu istimewa. Ia mengaku mendapatkan kemudahan selama menjalankan ibadah. “Benar-benar di sana dikasih kemudahan, nggak ada celah satupun, dan amaze aja gitu,” ujar Rangga, dikutip dari program Rumpi, Trans TV, pada Sabtu (31/1/2026).
Rasa Takut dan Keraguan di Masa Lalu
Sebelum akhirnya memberanikan diri, Rangga ternyata sempat memiliki ketakutan untuk menjalankan umrah. Ia sering menunda rencana ibadah tersebut karena kekhawatiran akan pengalaman spiritual yang intens di Tanah Suci. “Jujur selama ini waktu umurku masih muda tuh setiap kali di ajak umrah itu kayak, ‘Ah nggak deh’. Deg-degan waktu itu kan ya kita mikirnya manusia kan banyak dosa ya. Kayak belum siap gitu untuk pergi umrah,” jelas Rangga sambil berlinang air mata.
Keraguan tersebut muncul karena ia merasa belum siap menghadapi penghakiman atas dosa-dosanya. Namun, seiring berjalannya waktu, Rangga merasa telah memiliki kesiapan finansial dan spiritual yang cukup.
Ikhlas dan Lapang Dada
Kini, Rangga Moela datang ke Tanah Suci dengan hati yang lebih ikhlas dan lapang. Ia menyadari bahwa perjalanan spiritual ini memiliki makna yang jauh berbeda dibandingkan sekadar berwisata ke luar negeri. “Ya bayangin saja ya, kita jalan-jalan ke luar negeri sudah kemana aja, tapi kalau ini tuh beda banget gitu,” tutur Rangga sambil menyeka air matanya.






