Berita

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Pesisir di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Awal Februari

Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi banjir pesisir atau rob di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Peningkatan ketinggian air laut maksimum diprediksi terjadi akibat fenomena fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, BMKG mengidentifikasi sejumlah daerah yang berpotensi terdampak. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi BMKG, @infobmkg.

Daftar Wilayah Potensi Banjir Pesisir

Berikut adalah rincian wilayah dan periode waktu potensi terjadinya banjir pesisir:

Advertisement

  • Pesisir Sumatera Utara: 19-23 Januari 2026 (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan)
  • Pesisir Kepulauan Riau: 19-24 Januari 2026 (Batam); 16-22 Januari 2026 (Dabo Singkep); 17-23 Januari 2026 (Karimun); 18-24 Januari 2026 (Bintan); 16-24 Januari 2026 (Tanjung Pinang); 16-21 Januari 2026 (Natuna); 16-20 Januari 2026 (Anambas)
  • Pesisir Sumatera Barat: 17-22 Januari 2026 (Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kab. Mentawai)
  • Pesisir Jambi: 18-21 Januari 2026 dan 26-31 Januari 2026 (Selat Berhala)
  • Pesisir Kepulauan Bangka Belitung: 18-20 Januari 2026 (Bangka, Belitung)
  • Pesisir Banten: 13-21 Januari 2026 dan 27-31 Januari 2026 (Perairan Utara Tangerang – Kec. Teluk Naga dan Kosambi); 19-20 Januari 2026 dan 30 Januari 2026 (Perairan Utara Serang – Kec. Kasemen, Pontang, Tirtayasa); 31 Januari 2026 (Selat Sunda Barat Pandeglang – Kec. Labuan); 18-22 Januari 2026 dan 26-31 Januari 2026 (Perairan Selatan Pandeglang – Kec. Cikeusik); 18-22 Januari 2026 dan 26-31 Januari 2026 (Perairan Selatan Lebak – Kec. Bayah)
  • Pesisir Jakarta: 13-20 Januari 2026 dan 28 Januari-3 Februari 2026 (Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke Penjaringan)
  • Pesisir Jawa Barat: 13-20 Januari 2026 dan 28 Januari-3 Februari 2026 (Kab. Bekasi dan Kab. Karawang); 19-22 Januari 2026 dan 31 Januari-5 Februari 2026 (Pesisir Selatan Jawa Barat – Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasik, Pangandaran)
  • Pesisir Jawa Tengah: 15-22 Januari 2026 dan 29-31 Januari 2026 (Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara); 16-22 Januari 2026 dan 29-31 Januari 2026 (Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, Pemalang)
  • Pesisir Jawa Timur: 16-19 Januari 2026 (Pesisir Barat Surabaya – Tuban, Lamongan, Gresik); 16-20 Januari 2026 dan 30-31 Januari 2026 (Pelabuhan Surabaya)
  • Pesisir Nusa Tenggara Barat: 11-31 Januari 2026 (Lombok, Bima)
  • Pesisir Kalimantan Timur: 15-27 Januari 2026 dan 30-31 Januari 2026 (Pesisir Balikpapan Timur); 18-22 Januari 2026 (Pesisir Balikpapan Barat)
  • Pesisir Kalimantan Selatan: 17-21 Januari 2026 dan 30-31 Januari 2026 (Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut); 17-24 Januari 2026 dan 30-31 Januari 2026 (Pesisir Kotabaru, Tanah Bumbu)
  • Pesisir Kalimantan Tengah: 15-25 Januari 2026 dan 29-31 Januari 2026 (Pesisir Kumai, Pesisir Pantai Lunci, Pesisir Kuala Jelai); 16-24 Januari 2026 dan 29-31 Januari 2026 (Pesisir Kuala Pembuang, Pesisir Sampit)
  • Pesisir Kalimantan Barat: 15-23 Januari 2026 dan 30-31 Januari 2026 (Pesisir Kota Pontianak, Pesisir Sungai Kapuas)

Dampak dan Imbauan

Banjir pesisir ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak yang mungkin timbul meliputi gangguan pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut. Penting juga untuk terus memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan oleh BMKG.

Advertisement