Tiga tim telah memastikan diri melangkah ke perempatfinal Piala Afrika 2025. Tuan rumah Maroko, bersama Mali dan Kamerun, berhasil mengamankan tiket ke babak delapan besar turnamen sepak bola akbar benua Afrika tersebut.
Maroko Singkirkan Tanzania Berkat Gol Brahim Diaz
Maroko lolos ke perempatfinal setelah menyingkirkan Tanzania dalam laga babak 16 besar yang digelar di Stadion Pangeran Moulay Abdellah pada Minggu (4/1/2026). Tim tuan rumah menang tipis dengan skor 1-0.
Pemain bintang Real Madrid, Brahim Diaz, menjadi pahlawan bagi Maroko. Ia mencetak gol kemenangan melalui sepakan dari sudut sempit di babak kedua, memastikan keunggulan bagi timnya.
Mali Lolos Dramatis Lewat Adu Penalti
Di saat yang hampir bersamaan, Mali juga menyusul ke babak delapan besar Piala Afrika 2025. Mali berhasil menyisihkan Tunisia setelah memenangi adu penalti dengan skor 3-2. Skor imbang 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu usai.
Perjalanan Mali menuju kelolosan berlangsung dramatis. Tim bermain dengan 10 orang sejak menit ke-26 setelah Woyo Coulibaly menerima kartu merah. Kedua tim bermain imbang selama 87 menit waktu normal, sebelum Tunisia memecah kebuntuan melalui gol Firas Chouat.
Namun, di detik-detik terakhir, Lassine Sinayoko berhasil menciptakan gol balasan untuk Mali, memaksakan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Selama 2×15 menit, tidak ada gol tambahan yang tercipta, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Hanya satu dari tiga penendang pertama Mali yang berhasil mengonversi tendangan penalti, membuat mereka tertinggal 1-2. Namun, Mali bangkit setelah Gaoussou Diakite dan El Bilal Toure berhasil menjalankan tugasnya, sementara Elias Achouri dan Moh Ali Ben Romdhane gagal menuntaskan kesempatan Tunisia.
Kamerun Kalahkan Afrika Selatan 2-1
Kamerun menjadi tim ketiga yang mengamankan tempat di perempatfinal Piala Afrika 2025. Tim berjuluk Indomitable Lions ini mengalahkan Afrika Selatan (Afsel) dengan skor akhir 2-1.
Kamerun unggul dua gol melalui Junior Tchamadeu di babak pertama, yang kemudian diperbesar oleh Christian Kofane di awal babak kedua. Evidence Makgopa sempat memelihara asa Afsel dengan golnya di tiga menit terakhir waktu normal. Namun, Afsel akhirnya harus mengakui keunggulan Kamerun setelah gagal mencetak gol tambahan di sisa waktu pertandingan.
Brahim Diaz sebelumnya telah menyatakan keputusannya untuk membela tim nasional Maroko ketimbang Spanyol.






