Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi mulai mengoperasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Mobile Handheld. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung transformasi digital dan menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi.
Uji Coba di Cikidang
Uji coba penerapan E-TLE Mobile Handheld telah dilaksanakan di kawasan simpang tiga Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (16/1/2026). Sistem ini memungkinkan petugas melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas secara elektronik tanpa interaksi langsung dengan pengendara.
Peningkatan Efektivitas Penindakan
Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saeful Haris, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mengoperasikan satu unit E-TLE Mobile Handheld yang masih dalam tahap uji coba. Ia berharap sistem ini dapat meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran lalu lintas secara objektif dan profesional.
“Saat ini Satlantas Polres Sukabumi telah mengoperasikan satu unit E-TLE Mobile Handheld dan hari ini kami melakukan uji coba. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran lalu lintas secara objektif dan profesional,” ujar AKP Arif.
AKP Arif menambahkan, E-TLE Mobile Handheld bekerja dengan memanfaatkan perangkat khusus berbentuk smartphone yang terintegrasi langsung dengan sistem E-TLE nasional. Perangkat ini dapat merekam berbagai jenis pelanggaran, mulai dari tidak memakai helm, melanggar marka jalan, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga tidak mengenakan sabuk pengaman.
Meminimalisir Pelanggaran Prosedur
Penerapan E-TLE ini secara tidak langsung bertujuan untuk meminimalisir potensi pelanggaran prosedur dalam penindakan manual. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian di bidang lalu lintas. Data pelanggaran yang terekam akan diproses secara elektronik dan dikirimkan kepada pemilik kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
Satlantas Polres Sukabumi berharap, dengan hadirnya E-TLE Mobile Handheld, kesadaran berlalu lintas masyarakat dapat meningkat. Hal ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sukabumi.






