Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan pembongkaran tiang-tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pantauan di lokasi pada Kamis (15/1/2026) menunjukkan satu tiang monorel telah berhasil dibongkar, menyisakan bekas potongan besi yang tidak lagi menjulang.
Area bekas tiang yang telah dibongkar kini dikelilingi papan proyek berwarna putih dengan logo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bagian beton bekas tiang ditutupi lakban kuning-hitam. Sementara itu, tiang-tiang lain yang belum dibongkar masih berdiri dengan pemasangan garis hitam-kuning pada bagian besinya.
Proyek pembongkaran tiang monorel mangkrak ini juga mencakup penataan pedestrian dan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara menyeluruh. Anggaran sekitar Rp 102 miliar dialokasikan untuk pekerjaan ini, meliputi perbaikan badan jalan, trotoar, drainase, hingga area taman.
Skema Pembongkaran Tiang Monorel
Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said dilakukan dengan skema satu tiang satu malam. Pekerjaan ini dijadwalkan mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB untuk meminimalkan dampak pada arus lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan pemilihan waktu kerja didasarkan pada kondisi lalu lintas Jakarta yang masih padat hingga larut malam. “Karena kepadatan lalu lintas di Jakarta itu bahkan sampai jam 22.00 malam, window time-nya kami tetapkan dari jam 23.00 sampai dengan pukul 05.00,” ujar Syafrin di lokasi pembongkaran, Rabu (14/1/2026).
Selama proses pembongkaran, tidak ada penutupan jalan total. Hanya lajur lambat di titik pekerjaan yang ditutup secara bertahap.






