Berita

Siswa Mentari Intercultural School Jakarta Borong Emas di Ajang Inovasi Internasional IPITEx 2026

Advertisement

Bangkok – Mentari Intercultural School Jakarta (MISJ) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Kali ini, sekolah tersebut berhasil membawa pulang berbagai penghargaan dari Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026, sebuah ajang inovasi terbesar di Asia yang diselenggarakan pada 5-9 Januari 2026 di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC).

Tim Critter Coach Raih Medali Emas dan Jadi Sorotan

Dari 10 tim yang dikirimkan oleh MISJ, tim Critter Coach berhasil mencuri perhatian utama dengan meraih medali emas. Keberhasilan ini menegaskan kualitas inovasi dan kemampuan presentasi siswa MISJ di hadapan para juri internasional. Tim yang beranggotakan Kalinda, Arga Fattah, Jessica Nauli, Luke Kumala, dan Jessica Zahra ini dinilai unggul dalam aspek kebaruan ide, relevansi solusi, serta kejelasan implementasi.

Penampilan konsisten tim Critter Coach sejak tahap penjurian awal hingga presentasi akhir, serta kemampuan mereka menjawab tantangan juri dengan argumentasi yang kuat dan terstruktur, menjadi kunci keberhasilan mereka. Prestasi ini juga mencerminkan efektivitas pembelajaran berbasis riset, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang diterapkan di MISJ.

Borongan Medali Emas dan Penghargaan Spesial untuk MISJ

Tidak hanya Critter Coach, tim MISJ lainnya juga menunjukkan performa impresif:

  • Tim Traffigo (Erlangga, Arga, Zihny, Fathir, Jason, Tala) meraih medali emas, Special Award dari Nizhny Novgorod State Technical University, dan penghargaan tertinggi International Young Inventor Award.
  • Tim Dermatect (Zaira, Daris, Bama, Sophie, Aston, Alaric) memperoleh medali emas dan Special Award dari Hongkong Dream Technology.
  • Tim TempGo (William, Aleph, Laurel, Gifta, Benjamin) dan SoilPin (Muhammad Argi, Shah Jehan, Nazeer Omar, Baraputra Nathan) juga sukses meraih medali emas.

Sementara itu, medali perak diraih oleh tim Power Punch (Bona, Harini, Luke Kim, Bella, Monica), Pneumocheck (Aizka, Leika, Mikha, Keia, Defi, Audrey), Teacher’s Pet (Brind, Mubashir, Nicholas Satriyo), dan BLim (Rafael, Rifat, Bima, Haidar). Tim Agronome (Andrue, Syabil, Akmal, Reisya, Zaky, Arkaan, Rega) juga berhasil membawa pulang medali perak serta Special Award dari Universiti Teknologi Mara.

Advertisement

Apresiasi Kepala Sekolah dan Peran Guru Pembimbing

Kepala Sekolah MISJ, Aloysius Songky Widya Ananta, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian seluruh siswa, khususnya tim Critter Coach. “Prestasi Critter Coach menjadi bukti nyata bahwa siswa MISJ mampu menghasilkan inovasi yang kuat secara konsep dan berdampak secara nyata. Secara keseluruhan, pencapaian para siswa di IPITEx 2026 sangat membanggakan dan menunjukkan kesiapan mereka bersaing di tingkat internasional,” ujar Aloysius dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran para guru pembimbing, yaitu Andreas Junaedi Raja Gukguk, Otami Hia, Alib Budiyanto, dan Maria Innocentia Devina Putri. Para guru tersebut secara konsisten mendampingi siswa sejak tahap riset hingga presentasi di forum internasional.

Prestasi MISJ di IPITEx 2026, dengan Critter Coach sebagai salah satu sorotan utama, menegaskan komitmen sekolah dalam membangun generasi inovator muda Indonesia yang kreatif, kompetitif, dan berdaya saing global.

Advertisement